Tingkatkan Sinergitas Antar Lembaga, PRM Kranji Gelar Silaturahmi Akbar

0
136
PRM
Seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan PRM Kranji (Anas Ma'ruf/PIJARNEWS.ID)

LAMONGAN, PIJARNEWS.ID – Bagian Pendidikan, Pengajaran dan Kader Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kranji, Paciran, Lamongan mengadakan silaturrahim seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka “Penguatan dan Sinergitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan” yang digelar Rabu (24/2/2021) di gedung pertemuan Ponpes At-Taqwa Muhammadiyah Paciran, Lamongan.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 105 orang ini, diawali dengan khutbah iftitah oleh Pengasuh Ponpes At-Taqwa Muhammadiyah Kranji, Hasan Nawawi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan tentang pentingnya pendidikan anak.

“Kita semua adalah manusia pilihan yang mempunyai tugas mulia, yaitu menjadikan anak sholih. Sadarlah bahwa dari guru tafsir sampai guru matematika bahkan tukang kebersihan, seluruhnya adalah sedang berusaha mendidik anak supaya kelak menjadi anak yang sholih. Kita sebagai pendidik atau guru harus melaksanakan kewajiban yang terbaik dan ikhlas agar hidup kita tambah berkah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua PRM Kranji Shodikin Hamim mengatakan tentang sinergitas dan usaha dalam menyambut peserta didik baru.

“Semua stakeholder pendidik dan tenaga kependidikan di bawah lingkugan PRM Kranji mulai dari Pondok Pesantren, Paud TK ABA 09, MIM 09, MTsM 17, SMKM 09, MAM 11, hingga Tahfidzul Qur’an harus bekerja keras dan saling menguatkan, dalam rangka menyambut peserta didik baru. Sarana prasana yang kita miliki ini megah, namun masih perlu isinya, yaitu siswa atau peserta didik yang banyak,” katanya.

BACA JUGA :  Dibuka Wakil Menteri Kesehatan RI, Pemkot Surabaya Gelar Vaksinasi Massal untuk Nakes

Ketua Bagian Pendidikan, Pengajaran, dan Kader PRM Kranji memberikan sambutan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di semester akhir tahun pelajaran atau di awal tahun pelajaran.

“Penguatan dan sinergitas antar lembaga, antar pendidik, dan tenaga kependidikan menjadi hal yang sangat penting sehingga persoalan apa pun bisa diatasi bersama-sama, setelah kegiatan ini selesai, diharapakan bisa untuk ditindak lanjuti bersama,” ujarnya.

Sebagai pembicara inti, Kusnowo selaku Ketua Majelis Dikdasmen PDM Lamongan menyampaikan tentang urgensi manajemen pendidikan.

“Memberikan pencerahan, mengelola dunia pendidikan itu harus ditangani dengan baik dan serius, menyiapkan SDM yang unggul dan disiplin serta sarana prasarana yang mendukung. [Salah satunya yakni] dengan cara memanggil maju satu persatu setiap pimpinan lembaga secara bergiliran mulai Paud, MI, MTs, MA dan SMK untuk mempresentasikan mulai jumlah peserta didik, target siswa baru nanti, sarana prasarana, dan keunggulan tiap-tiap lembaga,” terangnya.

Prm
Drs. H. Kusnowo, M.Si Ketua Majelis Dikdasmen PDM Lamongan saat memberikan pencerahan pendidikan. (Anas Ma’ruf/PIJARNEWS.ID)

Pak Kus, panggilan akrabnya menyimpulkan bahwa lembaga pendidikan di bawah lingkungan PRM Kranji harus mempunyai terobosan baru, memiliki keunggulan, dan brand dari setiap lembaga sehingga lembaga pendidikan itu jelas arahnya.

“Sebagai pendidik harus sabar, jangan sampai main tangan, memukul peserta didik karena bisa melanggar HAM,” tandasnya.

Pada akhir penyampaiannya, ia berharap lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan semakin unggul dan berkemajuan.

Kontributor: Anas Ma’ruf Editor: R. Fauzi Fuadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here