Foto: Suasana Aksi Kamisan yang berlangsung di kota Malang, bawakan tema memantau kerja DPR. (Lanang/Pijarnews.id)

MALANG – Aksi kamisan dilakukan di depan Balai Kota Malang dengan tema “Memantau Kerja DPR”, Kamis (10/10/2019). Payung-payung hitam dan sekumpulan pemuda yang berjajar setiap hari kamis, telah dikenal di Indonesia dengan nama aksi kamisan, aksi tersebut juga telah ada di beberapa kota atau kabupaten lain, mereka melakukan aksi untuk merespon berbagai masalah sosial serta suatu refleksi atas berbagai kejahatan negara di masa lalu yang juga belum terselesaikan.

Puluhan massa aksi bergiliran menyampaikan orasi dan puisi tentang berbagai hal yang disikapi dalam aksi tersebut. Diselingi riuh suara mesin kendaraan bermotor para pengguna jalan kota Malang yang lalu-lalang. Teriakan “Hidup korban”, “Jangan diam”, “Lawan”, “Jokowi, Hapus impunitas” adalah jargon-jargon yang senantiasa dilantangkan para peserta aksi kamisan selama aksi berlangsung.

Koordinator lapangan aksi sore itu, Muhammad Rifqi Kurniawan ketika ditemui di sela waktu aksi mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan mengambil tema memantau kerja dewan perwakilan rakyat.

“Kita mengambil tema memantau DPR, kita berpartisipasi secara demokratis memantau segala bentuk apa yang dilakukan DPR ini benar atau tidak, sehingga kita menciptakan suasana respon kepada masyarakat umum atas berbagai bentuk kejadian politik,” ungkap Rifqi Kurniawan.

Rifqi yang juga merupakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menjelaskan bahwa ini adalah bentuk refleksi bersama dan kritik skala kecil sebagai warga negara atas dilantiknya anggota dewan yang dirasa perlu untuk dipantau bersama.

BACA JUGA :  Relawan Seribu Senyum Salurkan Bantuan APD di Rumah Sakit Rujukan Covid-19

“Dalam momentum banyak DPR yang dilantik ini, kami sambut dengan kritik secara kecil dengan refleksi ini, kami menganggap bahwa DPR masih sering membuat kegagalan dan kerja mereka telah melenceng dari semangat UUD 1945”, tegas Rifqi.

Tidak ada propaganda dalam aksi kamisan ini, selain untuk penyadaran akan pentingnya memantau kerja DPR, hal tersebut juga disampaikan Rifqi Kurniawan, Mahasiswa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan,  “Kita bukan bermaksud propaganda, kita melakukan refleksi kepada masyarakat atas pentingnya melakukan pemantauan kerja DPR secara bersama,” Imbuhnya.

Aksi meraka dimulai pukul 15:30 dan diakhiri pukul 17:15 sore hari, Rifqi berharap selepas adanya aksi kamisan ini, kesadaran masyarakat untuk merespon masalah sosial politik, HAM, masalah lokal dan terkini harus tetap terjaga, dalam beberapa waktu kedepan mereka merencanakan akan lebih intensif dalam mendorong kesadaran masyarakat.

“Kita juga akan intensif dengan kegiatan media literasi dan diskusi sebagai opsi dalam memupuk terus kesadaran sebagai warga negara”, pungkas Rifqi Kurniawan. (PIJARNews.ID)

Reporter: Prasetyo Lanang

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here