Foto: PWM Turba di PDM Kabupaten Magetan. (totok/pijarnews.id)

MAGETAN – Silaturrahim antar pimpinan dan anggota dalam organisasi memang cukup penting, hal ini juga dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) di Kabupaten Magetan, Sabtu (12/10/2019).

Dr. K.H. Sa’ad Ibrahim, ketua PWM Jatim dengan didampingi beberapa Pimpinan, berkesempatan melakukan Turun Bawah (Turba)  di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magetan. Turba tersebut guna menyerap aspirasi pimpinan dan anggota dari jajaran Muhammadiyah tingkat di bawahnya.

Dalam kesempatan ini, PDM Kabupaten Magetan telah menghadirkan semua jajaran pimpinan dan pengurusnya. Selain itu PDM juga mengundang semua Organisai Otonom (Ortom) Muhammadiyah di Kabupaten Magetan, seperti Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, serta semua Pimpianan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) di kabupaten Magetan.

Sumino M.Pd., ketua PDM Magetan mengawali sambutan, beliau menjelaskan jika agenda seperti ini merupakan hal yang penting untuk terwujudkan sinergitas antara Pimpinan Wilayah dan Daerah bahkan sampai Pimpinan Cabang.

“Turba ini penting sekali untuk mewujudkan sinergitas pimpinan, demi mengembangkan agenda Persyarikatan untuk mencapai tujuan bersama dalam Ber-Muhammadiyah.” Ungkap Sumino M.Pd.

Dr. K.H. Sa’ad Ibrahim dalam sambutannya menjelaskan, turba merupakan agenda rutin dari PWM Jatim dan bermaksud untuk sharing atau sarana memperoleh informasi dari seluruh PDM di Jawa Timur.

“Hasil turba akan dijadikan bahan evaluasi dan penyusunan program ke depan. Selain itu juga agar bisa tercipta sinergi mulai dari Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah seluruh Jawa Timur.” Tutur Dr. K.H. Sa’ad Ibrahim.

BACA JUGA :  KH.Muhaimin Aziz, Beliau yang Dijuluki Sang Singa Muhammadiyah Wonokromo Telah Berpulang

Nadjib Hamid,  M.Si, selanjutnya melengkapi dengan memaparkan beberapa hal yang perlu dikuasai oleh warga Persyarikatan saat ini, salah satunya adalah terkait data. Data yang dimaksud adalah data berupa angka pasti, bukan bayangan atau kata lain data yang berupa asumsi. Karena dengan data yang pasti akan mempermudah pemetaan dan pemrograman kegiatan kerja PWM kedepan.

Turba kali ini PWM lebih menitikberatkan konsolidasi dan mendengarkan masukan serta keluhan dari PDM hingga PCM. Contohnya PWM Jawa Timur mendapat keluhan dari Amal Usaha Muhammadiyah berupa masalah perizinan, sebab perizinan merupakan hal yang pokok terkait dengan perjalanan Amal Usaha Muhammadiyah.

Perwakilan MBS Al-Hikmah Cabang Takeran, menyampaikan jika sudah dua tahun mendapatkan wakaf sekolah dari yayasan, namun sampai saat ini izin belum juga keluar. Senada dengan hal itu dari Pondok Pesantren Salimul Ummah juga mengeluhkan perizinan yang sampai saat ini belum juga selesai, padahal mereka sudah beroperasi selama lima tahun.

Menanggapi kedua keluhan tersebut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur siap untuk membantu dan mewujudkannya. (PIJARNews.ID).

Reporter: Totok

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here