Mojokerto
Ketua PDM Mojokerto M. Hobir (paling kiri), sedang berbicara dalam Rapat Konsolidasi dan Koordinasi di Kampus STIKes Majapahit Mojokerto, Rabu (3/3/2021). (Sultan/PIJARNEWS.ID)

MOJOKERTO, PIJARNEWS.ID – Selama pandemi, banyak sekali agenda Muhammadiyah yang tertunda. Karenanya, untuk menyemarakkan kembali agenda-agenda tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mojokerto menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Organisasi di Kampus STIKES Majapahit Mojokerto, Rabu (3/2/2021).

M. Hobir selaku Ketua Muhammadiyah Mojokerto, dalam forum tersebut mengajak seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Mojokerto dan para pimpinan organisasi otonom untuk mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan menjelang Ramadan.

“Saya harap kita selalu merapatkan barisan dalam menghadapi pandemi di bulan Ramadhan mendatang, dan terus berdo’a dan berikhtiar semoga pandemi Covid-19 ini segera selesai. Dan juga mari kita menjalankan amanat maklumat PP Muhammadiyah terkait tata cara menjalankan ibadah di tengah pandemi sesuai ketentuan,” ujarnya.

“Dan tidak berpolemik dengan maklumat tersebut, maklumat itu tentu dari proses pembahasan yang panjang, jangan mudah terpecah belah, karena berita-berita hoax yang banyak beredar di media sosial, sering kita melihat itu maka kita harus memilah mana yang benar dan mana informasi yang salah,” imbuhnya.

M. Hobir juga menambahkan untuk tidak berhenti menjalankan amanah dalam kondisi pandemi ini, dan tetap bersemangat untuk terus bergerak dalam membangun amal usaha Muhammadiyah.

“Mari kita saling bahu-membahu bergotong royong membangun amal usaha persyarikatan yang masih berporses ini, meskipun di masa pandemi, saya yakin semua akan terselesaikan dengan baik jika kita berjalan bersama-sama, dan terus bersinergi,” tandasnya.

BACA JUGA :  RSLKI Bentuk Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen

M. Rizal Firdaus selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah, saat ditemui PIJARNEWS.ID di sela-sela acara menyampaikan, bahwa Pemuda Muhammadiyah akan mendorong tumbuhnya ruang-ruang publik, sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat Mojokerto dan sebagai wadah untuk berdiskusi di ruang publik.

Sejurus dengan Layanan Bantuan Hukum Muhammadiyah (LBH Mu) yang baru dibentuk pada Januari 2021 lalu, Pemuda Muhammadiyah Mojokerto akan membuat Bincang Publik dengan berbagai elemen sebagai narasumber.

“Kami ingin berikhtiar mendorong agar semakin terbukanya ruang-ruang publik, menyerap aspirasi masyarakat dengan membuat wadah yang kami sebut sebagai Bincang Publik, saya berharap kami bisa istiqomah menjalankan program ini,” jelas Rizal. (tan/fzi)

Kontributor: Sultan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here