Joyoboyo
Salah satu pedagang oleh-oleh khas Kota Pahlawan, Tri Garnis Sankar (28), hendak membuka kiosnya yang menjajakan oleh-oleh khas Kota Surabaya, Lantai 3 Terminal Intermoda Joyoboyo. (Rama/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Sejumlah pedagang dan penjaja makanan tidak sabar melihat suasana keramaian pengunjung di Jembatan Joyoboyo atau Jembatan Sawunggaling, Kota Surabaya. Mereka berharap, Pemkot segera meresmikan bangunan yang akan menjadi salah satu ikon di Kota Surabaya tersebut.

Salah satu pedagang oleh-oleh khas kota pahlawan,Tri Garnis Sankar (28), berharap, semoga banyak pengunjung yang mampir di Wisata Kuliner Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

“Letak jembatan itu dekat sama terminal. Jadi bisa menarik banyak kunjungan wisatawan buat datang, dan melihat barang-barang yang dijual disini,” ujarnya, Jum’at (5/3/2021).

Tri juga mengungkapkan, sebelum adanya pandemi COVID-19, banyak sekali yang berkunjung melihat dagangannya. Terutama, saat akhir pekan. Tri membuka tokonya setiap hari, mulai pukul 9 pagi sampai tutup jam 4 sore.

“Dengan adanya pandemi turun drastis 70 persen. Tetap ada aja yang membeli dan berkunjung tapi cuma beberapa,” ungkap Tri, yang sudah 1 tahun menempati kios TIJ.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Buk Jum (63), penjual nasi asal Solo tersebut meminta, Pemkot segera membuka jembatan tersebut bagi khalayak umum. Menurutnya, pengunjung pasti akan nyaman menikmati santapan makanan sambil melihat penampilan jembatan dari lantai 2.

“Semoga bisa mendatangkan keramaian. Pandemi juga cepat berakhir,” ucap Buk Jum, yang telah memulai jualan nasi sejak 1996.

Sehari-hari, ia berjualan dari jam 5 pagi hingga jam 5 sore. Pada saat kondisi normal, Buk Jum bisa menanak nasi sampai 12 kg. “Kalau kondisi covid kayak gini cuma 3 kg. Itu aja masih sulit,” pungkasnya. (ram/mad)

BACA JUGA :  Dewan Minta Pemkot Perhatikan Masyarakat Sekitar Jembatan Joyoboyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here