Sampang
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang. (Yayan/PIJARNEWS.ID)

SAMPANG, PIJARNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pendidikan mewajibkan menggunakan bahasa Madura dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah jenjang TK, SD dan SMP yang ada di lingkungan Kabupaten Sampang.

Hanafi Kusairi Kasi Kurikulum Bahasa dan Sastra, Disdik Sampang menjelaskan sesuai Surat Edaran (SE) nomor: 434/170/434.201/2021 bahwa siswa-siswi dan tenaga pendidik berkewajiban menggunakan bahasa Madura di lingkungan sekolah pada setiap hari Jum’at.

“Karena melihat perkembangan bahasa Madura yang saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Madura senidiri, sehingga kami ingin melestarikan bahasa Madura dan masyarakat bisa bangga dengan menggunakan bahasa Madura,” jelasnya, Jum’at (05/03/2021).

Kebijakan ini dimulai sejak bulan Februari 2021 yang dilaksanakan di setiap lembaga pendidikan di jenjang SD hingga SMP.

“Jadi di setiap hari Jum’at proses pembelajaran di kelas nantinya menggunakan bahasa Madura, meski bukan mata pelajaran bahasa Madura. Sehingga guru diwajibkan untuk mengajar dengan menggunakan bahasa Madura,” imbuhnya.

Ia mengatakan dengan adanya upaya ini, dapat meningkatkan perilaku sopan santun dalam masyarakat dengan menggunakan bahasa Madura.

Nantinya ada pengawas sekolah yang memantau pelaksanaan di semua lembaga, namun dari Dinas Pendidikan juga akan memonitor untuk pelaksanaan kebijakan ini.

“Nantinya kita juga akan melaksanakan workshop untuk guru yang ada di tingkat TK, SD, dan SMP,” tuturnya.

Sementara, Plt Kepala Disdik Sampang Nur Alam menyapaikan bahwa inovasi ini merupakan kebijakan untuk melestarikan budaya bahasa Madura, khususnya Kabupaten Sampang, karena untuk menjaga bahasa Madura ini sangat penting mengingat perkembangan zaman saat ini.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Baru Khusus Pasien Covid-19 Disiapkan di Perbatasan Surabaya

“Kita ingin mempertahankan bahasa Madura, dan ingin meningkatkan sopan santun antara peserta didik pada para guru, agar siswa dapat menggunakan bahasa Madura yang halus dan baik pada para guru-gurunya. Kepala sekolah nanti akan melaporkan pada pengawas,” ungkapnya. (yan/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here