Turi
Pemandangan Jembatan Turi di sore hari. Konon, Jembatan tua yang dibangun di era Soeharto menyimpan kisah misteri. (Rama/PIJARNEWS.ID)

MOJOKERTO, PIJARNEWS.ID – Jembatan Turi adalah jembatan tua yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Sidoarjo.

Jembatan tua ini dibangun pada tahun 1997 pada zaman kepemimpinan Presiden Soeharto. Jembatan ini berada di Dusun Gempol Turi, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Menurut pengakuan Suyono (48), salah satu warga Dusun Ngagrok, Desa Leminggir Kec. Mojosari, Kab. Mojokerto, yang kesehariannya berjualan kopi, gorengan, rokok dan minuman di sekitar Jembatan Turi, sering terjadi penampakan mahluk halus, sosok wanita berparas cantik di sekitar jembatan.

“Belum lama ini ada pengendara asal Wringinanom mampir kesini beli minum, dirinya melihat sosok wanita cantik berambut panjang yang sedang berdiri di pinggiran jembatan,” katanya, Minggu (7/3/2021)

Masih kata Suyono, Jembatan ini digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif, rata-rata pekerja pabrik yang domisilinya di Mojokerto dan berkerja di Sidoarjo atau Surabaya.

“Dulu jembatan ini masih sepi, hanya saya yang jualan disini, sudah 13 tahun saya berjualan disini, tapi sekarang sudah rame, siang-malam banyak pengendara yang lalu-lalang dan sudah banyak pedagang lain,” ucapnya.

Suyono juga menceritakan pada jaman dulu sekitar dua tahun yang lalu, tetangganya diberi uang oleh sosok wanita cantik berambut panjang, saat tetangganya sedang mencari sayur di ladang dekat jembatan.

“Jaman dulu sekitar 2 tahun lalu, ada salah satu warga desa bernama Mikah yang sedang mencari sayur di ladang dekat dengan jembatan Turi diberi uang oleh wanita cantik berambut panjang. Ceritanya mbak Mikah, siang pada saat mencari sayur disuruh ambil dompet warna kuning di bawah tiang jembatan oleh wanita itu, lalu mbak Mikah, menjawab kalau posisinya jauh dan tidak bisa dijangkau, dan kemudian mbak Mikah diberi kayu panjang untuk ambil tas itu. Ketika dibuka Isinya uang, ketika mbak Mikah menoleh kebelakang wanita itu sudah tidak ada,” pungkas Suyono saat menceritakan kejadian yang dialami tetangganya yang saat ini sudah almarhumah.

Suyono juga menambahkan, banyak penghuni sosok makhluk halus yang berada di Jembatan Turi itu, mulai dari sosok wanita cantik yang diceritakan, dan masih banyak cerita warga yang dihantui sosok genderuwo. (ram/mad)

BACA JUGA :  Pakar Bencana: Manajemen Resiko Bencana Muhammadiyah Itu Unik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here