Ponorogo
Sumarno Kepala Litbang Kabupaten Ponorogo. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Wacana Pemkab Ponorogo untuk mem-face off Jl HOS Cokroaminoto menjadi jalan ikonik nampaknya tidak tanggung-tanggung. Guna penggarapan maksimal, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Ponorogo melakukan studi banding di Jl Malioboro.

Kepala Bappeda Litbang, Sumarno mengatakan bahwa studi banding tersebut guna memberi gambaran bagaimana penataan PK5, hotel, kantong parkir serta aspek lainnya, yang nantinya bisa diterapkan di Jl HOS Cokroaminoto.

“Jadi kemarin sudah studi banding di Malioboro, jadi di sana itu bagaimana menata jalannya pedagang PK5 hotel dan lainnya,” imbuh Sumarno, Senin (8/3/2021).

Selain itu, diharapkan Jl HOS Cokroaminoto akan menjadi pusat ekonomi dan dapat membangkitkan gairah perkonomian di Bumi Reog. Rencananya dana pembangunan pedestarian tersebut merupakan hasil swadaya dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) serta perusahaan perbankan.

“Dapat dukungan dari NU, Muhammadiyah, Gontor, dan beberapa bank disitu, pendanaanya paling besar disumbang dari partisi,” kata Sumarno.

Sumarno menyebut bahwa nilai anggaran yang diperlukan pembangunan pedestrian tersebut mencapai 4,5 miliar. Angka tersebut sudah termasuk perbaikan pedestrian beserta aksesorisnya dan dijadwalkan selesai pada bulan Juni 2021.

“Kebutuhan 4,6 miliar. Sudah termasuk aksesoris. HOS Cokroaminoto panjangnya 700 meter sedangkan lebar jalan 17 meter, nanti akan dikurangi 2,5 meter kanan, 2,5 kiri untuk pelebaran pedestrian,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung, Sumarno menyebut pihaknya sudah mempersiapkan beberapa lahan parkir kendaraan. Untuk lahan parkir jangka pendek ini bisa di depan SMPN 1 Ponorogo, depan Denpom, Masjid Al Hikmah, Warung Libra dan depan Apotek Nasruhan. Sementara untuk alternatif parkir jangka panjang, bisa di SMPN 3 Ponorogo dan tanah milik Kodim 0802 Ponorogo. Jl HOS Cokroaminoto saat ini berlaku satu arah ke selatan saja, Bappeda nantinya akan menyerahkan arus kendaraan ini pada Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Ponorogo.

BACA JUGA :  Betapa Pentingnya Sirkulasi Udara demi Mencegah Tersebarnya Covid-19

“Merubah arus kan banyak pertimbangan, jadi biar nanti dikaji oleh Dishub dan Satlantas Polres Ponorogo saja gimana baiknya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, face off Jl HOS Cokroaminoto merupakan program kerja 99 hari Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita. (son/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here