IMM
Pementasan kecil-kecilan terkait drama kepemimpinan IMM Lumajang. (Mizan/PIJARNEWS.ID)

LUMAJANG, PIJARNEWS.ID – Setelah melakukan perkaderan dasar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lumajang melaksanakan kegiatan follow up (tindak lanjut), bertempat di Desa Kertowono Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/3/2021).

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan kader dalam berorganisasi. Seperti yang diungkapkan oleh Putri Wulida Sari selaku ketua panitia, “kegiatan follow up ini kami gelar untuk menanamkan jiwa kepemimpinan pada setiap kader IMM di Lumajang,” ujarnya.

Dia juga memaparkan, setelah mengikuti kegiatan follow up, diharapkan teman-teman kader bisa lebih bertanggung jawab untuk mengurus organisasi dan kami gelar sebuah pementasan kecil-kecilan terkait drama kepemimpinan.

Drama kepemimpinan tersebut jika diceritakan, seorang yang bernama Rendi Astomo baru saja terpilih menjadi seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyatnya. Dia berkata, “terima kasih rakyatku, telah memilih saya sebagai pemimpinmu. Saya akan mensejahterakan kalian semua”.

Selang beberapa waktu, kader yang berperan sebagai rakyat kecil, tangannya diikat oleh tali yang dikendalikan oleh pemimpin. Diiringi suara musik yang menegangkan, teriakan rakyat kecil tersebut terlontar, “mengapa begini pak? Kami pengangguran pak! Jangan tindas kami pak! Jangan begitu pak! Mana janjimu pak?”.

Akhirnya, pemimpin yang diperankan oleh Rendi Astomo dikudeta oleh rakyatnya sendiri, dengan melepaskan tali yang mengikat para rakyat, dan membalas mengikat Rendi di kursi, serta menyumpal mulutnya dengan kertas. “Bagaimana aku bisa mengatakan sebagai pemimpin, sedangkan aku tidak bisa memimpin diriku sendiri?”, katanya. (zan/mad)

BACA JUGA :  Pawai Kostum, Karang Taruna Balongsari Mengajak untuk Peduli Lingkungan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here