Wings Air
Wings Air tipe pesawat ATR 72-600 ketika mendarat di Bandar Udara Sultan Bantilan Toli-Toli. (Rama/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Maskapai Penerbangan Wings Air mengalami keterlambatan keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, tujuan Bandar Udara Binaka di Gunungsitoli, Sumatera Utara, selama 55 menit.

Penyebabnya, salah satu penumpang tiba-tiba membuka jendela darurat atau emergency exit window, ketika proses persiapan keberangkatan selesai dan seluruh penumpang sudah berada di dalam kabin pesawat, Minggu (7/3/2021).

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan, Penerbangan IW-1248 sudah dipersiapkan dengan baik, memiliki jadwal keberangkatan pada 08.45 WIB. Wings Air mengoperasikan ATR 72-500 registrasi PK-WFO, yang akan menerbangkan empat awak pesawat serta 44 penumpang dewasa serta 1 anak-anak.

“Atas kondisi tersebut, seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan kembali ke ruang tunggu keberangkatan bandar udara. ATR 72-500 registrasi PK-WFO telah dilakukan pengecekan pada pesawat udara,” ujarnya dalam keterangan Pers, Senin (8/3/2021).

Sesuai standar operasional prosedur (SOP),lanjut Danang, awak pesawat menginformasikan kepada petugas layanan darat dan petugas keamanan agar segera dilakukan penanganan penumpang itu.

Wings Air telah menyerahkannya kepada pihak terkait beserta Otoritas Bandar Udara guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Penerbangan IW-1248 telah diberangkatkan kembali pada 09.40 WIB dengan menggunakan pesawat Wings Air yang lain yakni ATR 72-600 registrasi PK-WHM. Pesawat mendarat di Gunung Sitoli pukul 10.45 WIB.

“Wings Air menegaskan bahwa seluruh operasional pesawat mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan. Kami mewajibkan kepada seluruh penumpang untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan saat di darat serta sedang mengudara,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi 'Lumajang Bergerak' Kembali Datangi Kantor DPRD

Tindakan yang dilakukan oleh penumpang indisipliner atau unruly disruptive passenger akan mendapatkan sanksi tegas dan memiliki konsekuensi hukum. Wings Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Wings Air lainnya tidak terganggu.

“Wings Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” pungkasnya. (ram/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here