Foto: Kemah Ceria Pandu HW Kwarda Magetan, bertempat di Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. (totok/pijarnews.id).

MAGETAN – Bertempat di lapangan Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kabupaten melaksanakan kemah bersama bertajuk “Kemah Ceria Pandu HW Kwarda Magetan”. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 10/10/2019 hingga Sabtu, 12/10/2019 dengan diikuti sekitar 400 peserta yang berasal dari semua sekolah di Kabupaten Magetan. Terbagi dari 6 qobilah tingkat Athfal, 2 qobilah tingkat Pengenal dan 1 qobilah tingkat Penghela dan terbagi menjadi 35 Kuntum.

Muh. Safuan, S. Sos., ketua Kwarda HW Kabupaten Magetan dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan perkemahan ini merupakan agenda dari Kwarda HW kabupaten Magetan. Dengan diikuti semua sekolah Muhammadiyah di Magetan.

“Kami mengharapkan dengan kegiatan perkemahan ini bisa merekatkan tali silaturrahim antar anggota HW. Serta sebagai ajang untuk bertukar pikiran dan kemampuan untuk semua anggota HW, termasuk juga para pembinanya.”  Terang Muh. Safuan, S. Sos.

Kemah ini juga sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik bagi semua anggota HW, setelah dalam satu tahun setiap pekan mereka digembleng dengan latihan rutin. “Sekarang saatnya menunjukkan kemampuan mereka di hadapan anggota HW yang lain. Selesai acara ini bisa menjadi bahan evaluasi dan bahan penyusunan program HW dalam satu tahun mendatang.” Imbuh Muh. Safuan.

Terdapat beberapa kegiatan seperti baris-berbaris dan tadabur alam yang bertujuan melatih kedisiplinan, rela berkorban, tanggung jawab dan saling menghargai. Selain itu juga terdapat kegiatan yang bertujuan untuk memupuk rasa kemandirian dan kreatifitas anggota, diantaranya seperti lomba hasta karya dari barang bekas, lomba pionering, lomba memasak dan pentas seni.

BACA JUGA :  Tahun Baru 2020, KOKAM SAR Berikan Pengamanan Pendaki Gunung Lawu

Antusiasme anggota HW begitu terlihat saat lomba hasta karya, sebab selain bisa memanfaatkan barang bekas mereka bersemangat untuk bisa menjadi yang terbaik.

“Diharapkan kelak ketika sudah di masyarakat ilmu ini bisa diterapkan, yang nantinya mampu mengurangi sampai plastik.” Terang salah satu panitia acara.

Gelak tawa juga meledak ketika menyambut kegiatan lomba memasak, ada yang salah bumbu, ada yang belum matang bahkan ada yang gosong. Semua dilakukan dengan ceria, sesuai dengan tajuk perkemahan ini, Kemah Ceria Pandu HW.

Sedangkan pada kegiatan lomba pionering, seluruh anggota HW dipacu untuk membuat rangkai yang kokoh, indah juga berguna. Sebab nantinya bisa sangat berguna saat menghadapi masalah dengan peralatan sederhana, misalnya saat membuat tandu.

Di malam terakhir untuk mengisi waktu malam yang penuh keceriaan, diisi dengan pertunjukan pentas seni yang jauh-jauh hari semua Kuntum sudah menyiapkan diri. Sehingga terjadi kolaborasi yang apik dan tampak kompak antar sesama anggota Kuntum, akhirnya bisa menciptakan hiburan yang menarik bagi penonton.

Satrio Bayu Pamungkas, S. Pd., menegaskan, “Kemah Pandu Ceria HW kali ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim antar masing-masing qobilah, serta sebagai sarana untuk mencetak generasi Islami yang cerdas, tangkas, kreatif dan inovatif,” pungkas Bayu Pamungkas. (PIJARNews.ID)

Reporter: Totok

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here