kartar
Anggota Karang Taruna Persada Dagangan tengah membuat plang papan nama untuk para perajin anyaman bamboo di Dusun Dagangan, Madiun (Foto/Istimewa).

MADIUN, PIJARNEWS.ID – Karang Taruna Persada Dagangan dari Desa Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur beruoaya untuk membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Karang Taruna yang tergabung dalam Heppiii Community ini membuatkan papan nama bagi para perajin anyaman bambu di sana. Cara ini untuk memudahkan calon pembeli yang ingin bertransaksi langsung dengan para perajin.

Menurut Ketua Kartar Persada Dagangan Nofan Puji Handaru, Dusun Dagangan dulu dikenal sebagai sentra kerajinan anyaman bambu. Hampir semua warga memproduksi kerajinan anyaman bambu seperti besek, kukusan, tumbu, tampah, dan lain sebagainya.

Tetapi, hasil dari kerajinan warga ini mulai tergerus oleh produk-produk plastik sehingga peminatnya terus menurun. Kini hanya tersisa 8 perajin anyaman bambu di dusun itu.

“Oleh karena itu, kami dari Karta Persada Dagangan yang tergabung dalam Heppiii Community berusaha untuk membangkitkan kembali UMKM ini. Kami berharap, kerajinan anyaman bambu di Dusun Dagangan ini kembali ramai pembeli,” kata Nofan, dalam rilisnya Senin (9/3/2021).

Langkah yang dilakukan Kartar Persada Dagangan untuk membantu para perajin anyaman bambu ini adalah dengan membuatkan plang papan nama masing-masing perajin dan gapura yang bertuliskan “Selamat Datang di Sentra Kerajinan Anyaman Bambu”.

Plang papan nama dan gapura itu mereka buat sendiri dengan bahan dasar besi dan alumunium serta banner yang dicetak digital.

Selain itu juga ikut membantu memasarkan kerajinan anyaman bambu ini melalui media sosial. Usaha ini pun membuahkan hasil dengan adanya pesanan 1.300 besek dari Kartar Candimulyo dan 100 besek dari Karta Desa Sareng untuk kegiatan Pasar Heppiii.

BACA JUGA :  Program Pendidikan Ramah Anak, PDNA Ini Dukung dengan Adakan Seminar

Mushonif selaku perwakilan perajin anyaman bambu mengaku peran dari Kartar Persada Dagangan begitu luar biasa. Ia pun berharap, produk-produk kerajinan bambu di dusunnya bisa kembali laris terjual.

“Saya mewakili para perajin anyaman bambu sangat berterima kasih kepada Karta Persada yang sangat mendukung kebangkitan Dusun Dagangan sebagai sentra kerajinan anyaman bambu. Dengan bantuan Kartar ini, saya yakin produk-produk yang dijual murah sekitar Rp2.500-Rp10.000 ini akan kembali laris,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dagangan Rudi Panca Widadi mengapresiasi inisiatif Kartar Persada Dagangan yang tergabung dalam Heppiii Community. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Karta Persada ini selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun dalam mengurangi sampah plastik.

“Apa yang dilakukan oleh Kartar Persada ini benar-benar patut diapresiasi. Mereka tidak hanya berusaha membangkitkan kembali UMKM anyaman bambu dengan membuatkan plang papan nama dan gapura serta membantu pemasaran secara online. Secara tidak langsung, Karta Persada juga mendukung program dari Pemkab Madiun dalam mengurangi sampah plastik melalui penggunaan produk-produk nonplastik,” kata Rudi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here