Foto: Para pemain Puma FC Magetan dalam laga Wates Cup III di Kediri. (totok/pijarnews.id)

MAGETAN – Dipimpin oleh seorang yang sangat komitmen di dunia sepak bola, Puma FC Magetan telah memberi warna dalam laga persepakbolaan Jawa Timur. Sosok Dwi Aryanto, SE., mampu memompa semangat pemain Puma FC seperti pada masa kejayaan usia mudanya dulu.

Usia terbukti bukan menjadi tembok penghalang bagi pemain sepak bola untuk terus melanjutkan karirnya. Seperti yang dilakukan oleh para pemain Puma FC Magetan yang tetap berani bermain bola di usia tuanya. Menolak untuk gantung sepatu, mereka justru mampu menunjukkan eksistensi dengan meraih prestasi di Turnamen Sepak Bola “Wates Cup III” di lapangan Ds. Wates, Kecamatan Wates Kediri.

Turnamen ini diikuti sebanyak 32 club sepak bola di Jawa Timur, pada perebutan juara 3 hari Minggu, 12/10/2019 kemarin, Puma FC berhasil mengalahkan Tunas Muda FC Kabupaten Kediri dengan skor 1-0. Gol tunggal tersebut dicetak oleh Surawan melalui titik putih setelah Totok penyerang andalan Puma FC dijatuhkan dikotak penalti. Selama pertandingan beberapa kesempatan yang didapat Puma FC, gagal menjadi gol, tendangan Totok dan Sutopo selalu membentur mistar gawang.

Dwi Aryanto, SE., pria yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Magetan selama dua periode ini mengungkapkan kebanggaannya, “Ini menjadi kado untuk hari jadi Magetan yang ke-344. Bermain sepak bola di usia yang tidak muda pastinya tidak mudah untuk pemain bola. Karena dalam kondisi tersebut pada umumnya pesepak bola mengalami banyak sekali penurunan, mulai dari akselerasi, fisik, sampai kebugaran tubuh, namun Alhamdullilah kita masih bisa meraih juara.”Ungkapnya.

BACA JUGA :  Giliran Tingkat TK-ABA, LazisMu RSI Aisyiyah Kota Madiun Memberikan Tunjangan Guru

Sementara dalam pertandingan sebelumnya, Puma FC dikalahkan oleh juara bertahan Kancil Mas FC melalui adu pinalti dengan skor akhir 5-4. Meskipun Kancil Mas FC diperkuat oleh mantan pemain Persik dan Persedikab Kediri, benteng pemain Puma FC tetap berusaha mempersempit tekanan pemain Kancil Mas FC.

“Bagi kami sebetulnya ini bukan urusan mengejar gelar semata, namun ini adalah ajang untuk silaturahim para mantan pemain sepak bola, Football is Brotherhood,” tambah Dwi Aryanto, SE., yang juga pernah menjadi wakil ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magetan tahun 2010 – 2014.

Dwi Aryanto juga berharap, semoga dengan hasil yang diraih ini mampu memompa semangat pemain muda di Magetan. Sehingga nanti bisa membawa nama baik Magetan dalam laga persepakbolaan, baik di level regional, propinsi atau bahkan nasional. (PIJARNews.ID)

Reperter: Totok

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here