Sejumlah peserta lomba yel-yel bersama salah satu produk minuman buatan Mayora, Susu Steril Tujuh Kurma, memamerkan piala dan hadiahnya, di Unesa Ketintang, Sekretariat Himpaudi, Gedung M5, KB TK Lab School. (Rama/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Ajang kreatifitas lomba yel-yel bersama salah satu produk minuman buatan Mayora, Susu Steril Tujuh Kurma, yang digelar oleh Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Surabaya, tanggal 5 sampai 25 Februari 2021, telah usai.

Sejumlah peserta memperoleh juara 1, 2, dan 3, oleh para juri dari berbagai bidang. Yakni, praktisi tari, event organizer, Dosen Unesa Surabaya, hingga Brand Manager Susu Steril Tujuh Kurma. Beberapa peserta juga dinobatkan sebagai peraih like terbanyak, kostum terbaik, juara favorit, dan 20 pemenang non ranking.

Bertempat di Unesa Ketintang, Sekretariat Himpaudi, Gedung M5, KB TK Lab School, Senin pagi (15/3/2021), para peserta yang didominasi oleh kaum hawa dan anak-anak tersebut tampak antusias dan meriah mendapatkan hadiah berupa uang tunai, piala, souvenir dan goody bag.

Ketua Himpaudi Surabaya, Agus Setiyono, mengatakan, kategori penilaian lomba terdiri dari kreatifitas peserta dalam menciptakan yel-yel. Tujuan digelarnya lomba ini adalah mengajak wali murid lebih refresh karena jenuh mengikuti pembelajaran daring.

“Kegiatan seperti ini akan terlaksana terus dengan sponsor yang ada. Pada dasarnya saya terbuka oleh semua pihak. Dengan harapan, bisa mengadakan kegiatan positif bagi guru, pendidik, orang tua, maupun siswa. Untuk memicu semangat lewat lomba tersebut sebagai lawan COVID-19,” ucapnya.

Salah satu peserta peraih best kostum, Nurretno (37), mengaku senang dan bangga. Selain diikuti banyak peserta dari seluruh Kota Pahlawan, Nurretno menyampaikan agar ditingkatkan terus ide-idenya. Kekompakan nomor satu.

BACA JUGA :  Bisakah Muhammadiyah Satu Barisan dalam Shalat Ied Kali Ini?

“Saya buat sendiri kostumnya dua hari. Nama kostum unyu-unyu. Ini dari seragam olahraga KB TK warna ungu. sama legging pink. Bikinnya lima baju empat perempuan satu laki-laki sebagai maskot dengan memakai masker,” jelasnya. (ram/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here