Litbang Ponorogo
Kepala Bappeda Litbang Ponorogo, Sumarno. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Akibat pandemi COVID-19 yang belum usai, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo untuk pemeliharaan fisik terpaksa direfocusing untuk penanganan COVID-19 di Ponorogo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Litbang (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengambangan) Kabupaten Ponorogo, Sumarno, bahwa dari jumlah anggaran sebesar Rp102 miliar dipangkas sebesar Rp41 miliar.

“Ya kalau berkaca pada tahun 2019-2020, infrastruktur kami dalam kondisi yang baik sekitar 82 persen, kalo melihat sekarang hanya 64 persen yang berada dalam kondisi yang baik,” jelas Sumarno, Jum’at (19/3/2021).

Lebih rinci, Sumarno menyebut, total ruas jalan di Kabupaten Ponorogo sepanjang 1.616 kilometer yang terdiri dari jalan kabupaten sepanjang 916 kilometer, lalu jalan poros sepanjang 700 kilometer. Jika dihitung 1.024 kilometer dalam kondisi baik, sedangkan 566 kilometer rusak

“Pengurangannya ada di pemeliharaan jalan, pembangunan jalan baik hot mix, talud dan sebagainya,” lanjutnya.

Lanjut Sumarno, pengurangan pembangunan jalan yang dilakukan mayoritas merupakan di jalan poros desa. Misalnya jika ada usulan sebanyak 2 titik perbaikan jalan, sekarang menjadi 1 titik.

“Sudah disurvei juga dari dinas PU, mereka memberikan masukan ke kami bahwa jalan yang diusulkan kondisinya masih memungkinkan untuk tidak dibangun,” pungkasnya. (son/mad)

BACA JUGA :  Cabdin Jawa Timur Anggarkan 8 Miliar untuk Renovasi Sekolah di Ponorogo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here