Gontor
Poster Lagu Akankah Dunia Rela. (Foto: Gontor Tv)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Menjelang bulan suci ramadhan yang kurang satu bulan lagi, salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal merilis sebuah lagu bertema religi. Lagu tersebut merupakan sebuah refleksi atas berbagai fenomena dunia yang terjadi saat ini, berjudul “Akankah Dunia Rela”.

Rilis yang diterima oleh PIJARNEWS.ID, lagu akankah dunia rela ini merupakan bagian kedua dari Kembalilah Trilogy. Sebelum peluncuran lagu ini, poster hingga info tentang lagu ini telah viral di berbagai media sosial. Lantaran kuatnya makna yang terkandung dalam lagu tersebut.

Pantuan PIJARNEWS.ID, video klip yang diunggah melalui kanal YouTube milik PMDG tersebut, sudah ditonton 15 ribu kali dan disukai lebih dari 3,5 ribu serta menuai 437 komentar positif.

Selain itu, makna lagu akankah dunia rela ini, mengajak manusia untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diterima dari yang Maha Kuasa. Meninggalkan segala kejahatan, kezhaliman, maksiat dan dosa, serta memperbanyak berbuat kebaikan di muka bumi.

“Produksi lagu dan video klip lagu ini melibatkan berbagai elemen dari berbagai kota serta negara,” kata Kyai Hasan Abdullah Sahal, Jum’at (19/3/2021).

Kyai Hasan mengungkapkan, lagu ini seolah mengajak pada semua untuk menyatukan langkah. Satu langkah untuk bersama menghadapi tantangan global yang kita hadapi saat ini.

Bulan ramadan yang kian dekat, lagu ini sekaligus menjadi bahan renungan bagi kita semua untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kyai menyebut, momen bulan ramadhan yang penuh rahmat-Nya dan diikuti dengan perenungan atas nikmat-Nya, pesan dalam lagu ini diharapkan bisa menjadikan batu loncatan bagi semua, untuk meninggalkan kekhilafan yang selama ini telah dilakukan.

BACA JUGA :  Ikatan Konsultan Indonesia Resmi Jalin Kerjasama dengan PS PPI UMM

“Lagu akankah dunia rela ini diharapkan bisa menjadi bahan perenungan untuk meninggalkan kekhilafan. Baik kekhilafan yang disengaja maupun tidak sengaja, dan bisa kembali kepada fitrah penciptaan manusia,” pungkasnya.

Berikut lirik dari lagu tersebut:

Bumi perputar pada porosnya
Pagi dan petang pun silih berganti
Semua berjalan dengan sempurna
Taat dan patuh pada Sang Pencipta

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya
Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff;
Akankah dunia rela
Atas mungkarnya manusia
Tidakkah ada rasa takut di jiwa
Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya
Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Umat manusia diciptakanNya
Sebagai makhluk yang paling sempurna
Namun nyatanya keangkuhan ada
Kerusakan pun kerana ulahnya

Pantaskah manusia ingkar akan fitrahnya
Tiada taat dan patuh kepadaNya

Reff;

Akankah dunia rela
Atas mungkarnya manusia
Tidakkah ada rasa takut di jiwa
Mengapa lisan berdusta mengingkari nuraninya
Tidakkah ada kejujuran di jiwa

Bumi seakan tak rela
Diguncangkanlah tanahnya
Lautpun luapkan semua amarahnya
Gunung seakan tak rela
Berapi menahan murka
Angin hempaskan segala angkara murka…

Nyatakan kebenaran jangan membenarkan kenyataan
Yakinlah pasti akan ada cahya penerang
Semoga perlindungan ampunan serta hidayahNya
Selalu terlimpah untuk kita
Selalu terlimpah selamanya…

Sumber: YouTube

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here