Umm
Diklat Bela Negara Mahasiswa UMM. (Rama/PIJARNEWS.ID)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Diklat Bela Negara bagi mahasiswa baru di Dodikjur Rindam V Brawijaya, Malang. Agenda yang berlangsung selama sepuluh hari tersebut resmi ditutup oleh H. Wakidi, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMM, Jum’at (19/3/2021).

Dalam amanatnya, Wakidi menuturkan, kegiatan ini berusaha membentuk para peserta memiliki karakter yang tangguh. Selain itu, mampu menjadi patriot pejuang pangan yang bisa menghadapi tantangan zaman, bebas dari Narkoba, dan saling bekerja sama.

“Semua hal yang didapat dari pelatihan ini nantinya akan bermuara pada satu, yakni kebermanfaatan bagi NKRI,” tuturnya.

Wakidi juga mengingatkan, UMM kini telah menjadi perguruan tinggi Islam nomor satu terbaik di dunia. Sudah sepatutnya, para mahasiswa untuk selalu disiplin, menjaga perilaku, berinovasi, serta mengemban amanah dengan sebaik mungkin.

“Jangan lupakan pesan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada pembukaan Student Day lalu. Siapkan self planning sejak dini. Selalu berusaha memiliki kemampuan critical thinking, creative, communication dan confidence,” tegasnya.

Sementara itu, David Hermawan, Dekan FPP UMM menjelaskan, mental yang tangguh sangat dibutuhkan di era seperti sekarang. Dilengkapi dengan bekal spritual agar tidak terjembab di keburukan seperti narkoba dan pergaulan bebas.

“Cerdas dan tangguh saja tidak cukup, perlu adanya peningkatan akhlaqul karimah dari pribadi masing-masing mahasiswa baru,” terang Dosen asal Garut tersebut.

BACA JUGA :  Mahasiswa UMM Kampanyekan Go Green Melalui Inovasi Teknologi Hemat Energi

David, juga mengungkapkan, agenda diklat Bela Negara ini berangkat dari filosofi salat tahajjud. Ketika yang lain berdiam diri dan tidur di tengah pandemi, mahasiswa baru FPP bangun dan mengikuti diklat Bela Negara.

“Kegiatan ini kami selenggarakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Jadi tidak mengorbankan keamanan dan kesehatan teman-teman mahasiswa baru dan semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.

Usai upacara penutupan, para tamu diarahkan untuk menyaksikan ragam defile yang sudah disiapkan. Setiap kelompok dari mahasiswa baru menampilkan gerakan dan yel-yel yang sudah didapat selama berlatih di Dodikjur Rindam V Brawijaya. Bentuk defile tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu bekerja sama dengan baik serta bersatu demi kebaikan bersama. (ram/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here