Meski Ara Sudah Pulang, Keluarga Minta Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
70
Suasana Tasyakuran di kediaman NAK atau A (7) Sabtu sore (27/3/2021) sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, usai kembali dipertemukan NAK. (Rama/PIJARNEWAS.ID

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Suasana di sekitar rumah NAK atau A, Sabtu sore (27/3/2021) menjadi heboh ketika bocah tersebut disambut oleh ratusan tetangganya. Sejak menghilang selama empat hari, rasa penasaran warga dibayar lunas ketika melihat Ara dalam kondisi selamat.

Tak ada luka lecet maupun bekas kekerasan fisik yang terlihat di bagian tubuhnya. Kedatangannya didampingi oleh kedua orang tua dan petugas Linmas Surabaya. Diketahui NAK menjadi korban penculikan yang dilakukan oleh saudaranya sendiri.

Beberapa saat kemudian, tokoh masyarakat setempat memimpin do’a sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, usai kembali dipertemukan NAK. Nasi tumpeng dan bubur merah siap disajikan dan disantap bersama sanak famili NAK. Tampak, mimik muka bocah berusia 7 tahun tersebut menyisakan ketakutan dan trauma.

Atin Agustiana, nenek NAK, mengucapkan rasa syukur yang sebesar besarnya. Ia berharap musibah ini segera berlalu dan tidak terulang kembali.

“Alhamdulillah semua ini berkat Allah SWT, yang telah mempertemukan cucu saya dengan saudara dan orang tuanya dalam kondisi yang selamat,” ujarnya

Atin tidak menampik, jika penyebab peristiwa itu berawal dari kesalahan keluarga. Sehingga, dijadikan pelajaran agar lebih berhati hati dalam mengawasi anak.

“Harapan kedepan ini juga mungkin dari kesalahan keluarga. Jadi tetap dijaga karena anak adalah titipan dari Allah. Keselamatan dan kesehatan harus dijaga,” ucapnya.

BACA JUGA :  Banjir Kembali Terjang Lamongan, 62 Desa Terdampak

Untuk hukuman, lanjut Atin, keluarga menyerahkan kepada kepolisian karena telah masuk di ranah pengaduan. Jadi, hasilnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Proses hukum tetap berjalan,” tandasnya. (ram/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here