Badan Pertanahan Nasional (BPN) II Kota Surabaya, bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Ikatan Karyawan dan Karyawati Kantor Pertanahan Nasional II Kota Surabaya, serta para dokter muda, foto bersama di depan sejumlah bantuan dalam acara bakti sosial. (Rama/PIJARNEWS.ID)

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) II Kota Surabaya, bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), dan Ikatan Karyawan Dan Karyawati Kantor Pertanahan Nasional II Kota Surabaya, memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 atau virus corona.

Bakti sosial yang berlangsung di Jalan Tunjungan, Senin siang (29/3/2021), ini memberikan sejumlah bantuan berupa masker 900 buah, baju hazmat 100 buah, face shield 100 buah, dan disinfektan sebanyak 20 liter kepada beberapa dokter yang menangani langsung pasien virus corona.

Selain itu, sejumlah ojek online juga diberikan sembako sebanyak 500 set. Mengingat, di tengah wabah Covid-19, penghasilan mereka berkurang drastis. Salah satunya adalah Rudi Hariyanto (58).

Ojol asal Jalan Karang Gula tersebut mengalami penurunan penghasilan. Biasanya ia bisa mendapatkan Rp 200.000 per hari dari pagi sampai sore hari. Dengan merebaknya virus corona. Rudi hanya mendapatkan Rp 45.000 per hari.

“Alhamdulillah kami dari pihak ojol terbantu dengan adanya baksos. Harapannya, semoga pandemi covid 19 berakhir,” ujarnya usai mengikuti bakti sosial.

Kepala BPN II Kota Surabaya, Lampri, dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali, bersama pengurus wilayah Ippat Surabaya.

“Apa yang kami lakukan kali ini.Baik yang terdampak maupun terpapar Covid 19 bisa meringankan beban dari pihak medis dan masyarakat. Serta tercatat sebagai amal baik ibadah kita,” ujarnya.

BACA JUGA :  Relawan Mandiri Covid-19 Bagikan Paket APD di Lamongan

Lampri berharap, aksi tersebut bisa dilakukan bersama sama secara rutin. Apalagi, gejala virus tersebut hingga kini belum bisa teratasi dan tidak bisa diprediksi. (ram/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here