SEMANGAT: Belasan alumni program RSDC UMM foto bersama usai dikukuhkan setelah melalui serangkaian pelatihan selama 10 bulan. Mereka kini siap bekerja di dunia otomotif sesuai dengan bekal yang didapatkan.

MALANG, PIJARNEWS.ID – Sedikitnya 12 peserta pelatihan yang digelar Rinjani Skill Development Center (RSDC) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dikukuhkan. Mereka yang dibekali ilmu di bidang otomotif selama 10 bulan, siap memasuki dunia kerja.

RSDC sendiri merupakan salah satu program UMM non komersial. Setiap tahun, RSDC memiliki program yang sasarannya kaum duafa. Tak hanya diikutsertakan dalam pelatihan yang digelar RSDC, peserta kemudian diikutsertakan dalan pelatihan jenjang berikutnya bekerjasama dengan perusahaan.

Direktur Utama Bengkel Rinjani Eka Kadharpa Utama Dewayani mengatakan, meski ada beberapa pengembangan dan kelas yang dikomersilkan, namun komitmen memberikan pelatihan kerja yang dilakukan Bengkel Rinjani pada kaum duafa terus berlanjut. Hal itu sesuai arahan Rektor UMM Fauzan.

Seperti yang dilakukan pada 12 peserta tersebut. Karena telah merampungkan pelatihan, maka belasan peserta menjalani pengukuhan sekaligus penutupan agenda dengan tema “RSDC sebagai Wahana dalam Mempersiapkan Mekanik Handal yang Terampil dan Religius”, Jumat (16/4/2021).

Eka -sapaan akrabnya- mengatakan, kurikulum pelatihan disesuaikan dengan perkembangan dunia otomotif. “Kurikulum sedikit dibedakan. Mereka yang alumni jurusan otomotif akan mendapat kurikulum yang disesuaikan, dibandingkan dengan mereka yang bukan dari jurusan otomotif,” terangnya.

Uniknya, selain belajar mengenai otomotif, peserta juga diberi materi terkait ilmu sosial serta agama. Sebelumnya RSDC juga mengirimkan tujuh peserta lain untuk mengikuti pelatihan kedua yang dilaksanakan di PT Denso Indonesia, Bogor. Nantinya mereka akan ditempatkan di seluruh cabang PT Denso Indonesia.

BACA JUGA :  Batik Air dan Menteri Perhubungan Gelar Ramp Check

Sementara itu, Wakil Rektor III UMM Nur Subeki mengatakan, kekurangan dunia otomotif saat ini adalah kemampuan komunikasi. Jika memiliki kemampuan ini dengan baik, tentu akan menjadi modal utama para peserta dalam persaingan dunia kerja.

“Satu pondasi penting ketika terjun di bidang jasa adalah kepercayaan. Saudara harus menjadi orang yang jujur dan amanah ketika melayani pelanggan. Saya yakin para peserta dan alumni RSDC akan selalu bekerja dengan mengamalkan nilai-nilai kebenaran dan agama yang baik. Apalagi Jiwa pribadi Muhammadiyah juga sudah ditanamkan,” tandas Eki. (fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here