Foto: Suasana PSA HW MI Muhammadiyah 03 Jogoroto Jombang. (eric/pijarnews.id).

JOMBANG – Perkemahan Sabtu Ahad Hizbul Wathan atau disebut PSA HW, diadakan oleh MI Muhammadiyah 03 Jogoroto Jombang, Sabtu (19/10/19). Perkemahan ini diperuntukkan kepada anggota HW pada tingkat Athfal, guna melatih kedisiplinan sekaligus rasa cinta tanah air anak-anak kepada Indonesia.

Sehingga dalam kegiatan PSA HW ini, selain diisi kegiatan kepanduan biasa seperti Pelatihan Baris Berbaris (PBB) dan menghafal sandi-sandi, para peserta juga dilatih untuk menanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia. Hal tersebut dikemas dengan kegiatan adu kreatifitas antar regu atau kelompok, dengan menampilkan seni tarian daerah sekaligus menyanyikan lagu-lagu nasional atau daerah di Indonesia.

Bapak Eric Tri Ichsanto, S.Sy., selaku Kepala Sekolah MIM 3 menjelaskan, acara ini adalah hasil musyawarah atau rapat kerja guru di Madrasah. Dimana para guru merasa prihatin dengan maraknya generasi muda yang mudah terbelah antara arus budaya kebarat-baratan dan arus paham agama yang radikal.

“Kami prihatin dengan keadaan generasi muda Indonesia yang mulai pudar rasa nasionalismenya. Pada satu sisi mereka banyak terpengaruh dengan budaya barat yang sifatnya hedonis (bersenang-senang saja), sedangkan disisi yang lain mereka juga banyak terseret dengan paham agama radikal di masyarakat.” Ungkap Bapak Eric Tri Ichsanto, S.Sy.

Sudah lama acara ini digagas oleh para guru, sebagai upaya mewujudkan generasi yang cinta pada Indonesia sepenuhnya. Tidak hanya melatih kedisplinan dan kemandirian anak-anak, tapi meraka juga mencoba memberikan nilai tambah dengan menanamkan jiwa nasionalisme Indonesia yang kuat. “Sehingga muncul gagasan dari para guru untuk membuat kegiatan perkemahan seperti yang kita laksanakan ini.” Imbuh Bapak Eric.

BACA JUGA :  Inilah Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan Periode 2019-2024
Foto: Penampilan adu kreatifitas dalam PSA HW MIM 03 Jogoroto Jombang. (eric/pijarnews.id)

Anak-anak atau peserta terlihat sangat antusias dalam adu kreatifitas, mereka termotivasi untuk mengagumi keragaman budaya Indonesia yang sangat banyak dan unik. Seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta kemah dari kelas V, M. Fathan Nailul Raja, baginya kemah kali ini sangat menyenangkan, “Saya senang dan bangga dengan Indonesia, kebudayaan Indonesia sangat banyak dan indah,” ungkapnya.

Saat penutupan acara semua peserta diajak menyanyikan lagu “Gebyar-gebyar” karya Gombloh. Sambil membentuk formasi melingkar dan tangan mengepal kedepan, anak-anak terlihat kompak menyanyikan lagu tersebut. Menurut ketua panitia acara, Ari Kusuma Wahyu, S.Pd., berharap dengan lagu-lagu seperti itu, dapat tertanam rasa cinta kepada Indonesia di dalam hati anak-anak.

“Kami berharap melalui syair lagu “Gebyar-gebyar” yang dinyanyikan bersama-sama ini, benar-benar dapat menyentuh rasa anak-anak untuk lebih cinta Indonesia. Ini hanya sebagian kecil dari kontribusi kami kepada negeri tercinta ini.” Tegas Ari Kusuma. (PIJARNews.ID)

Reporter: Eric

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here