AMBIL PERAN: Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kediri Afwan Al Asgaf berharap ukhuwah Islamiyah terus direkatkan baik oleh ormas maupun OKP. Terutama dalam mendorong anak-anak muda berperan dalam mengatasi problematika kebangsaan.

KEDIRI, PIJARNEWS.ID – Organisasi massa maupun organisasi kepemudaan Islam perlu terus memupuk ukhuwah. Harapannya, problematika kebangsaan dan kemanusiaan bisa teratasi dan membangun optimisme di masyarakat secara luas.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kediri Afwan Al Asgaf, seusai agenda Ngopi Bareng di Omah Walet Pare, Kabupaten Kediri, Senin (7/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut, hadir para tokoh NU, Muhammadiyah, dan LDII Kabupaten Kediri. Di antara undangan, juga hadir kader-kader muda ormas Islam tersebut. Seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, dan Pemuda LDII setempat.

Afwan Al Asgaf yang akrab disapa Gus Afwan mengatakan, pertemuan semacam ini perlu terus ditingkatkan intensitasnya. Sejauh ini, pertemuan ini sudah dua kali terlaksana. Pascapertemuan sudah menghasilkan kegiatan bersama yang bersifat ukhuwah antar organisasi islam.

“Kegiatan anak-anak muda yang positif bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya untuk dilakukan di daerah-daerah lain,” terang Gus Afwan. Terlebih, baik NU maupun Muhammadiyah merupakan tiang utama tegaknya Indonesia selama ini.

Tokoh muda yang digadang-gadang maju sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil VIII (Kota/Kabupaten Kediri) pada Pileg 2024 ini, sangat bersyukur atas terlaksananya forum silaturahmi tersebut. Dalam pertemuan tersebut, juga banyak dibahas terkait problematika kebangsaan dan keummatan.

“Seperti penanggulangan bencana kemanusiaan, di antaranya covid-19. Anak muda tentu punya peran besar membantu melakukan pencegahan. Seperti terus mengkampanyekan bahaya dan cara pencegahannya,” kataya.

BACA JUGA :  Kunjungan Balasan Pemuda Muhammadiyah pada KPU Pamekasan

Termasuk mendiskusikan solusi atas pandemi yang mengubah tatanan kehidupan terutama bidang kesehatan, perekonomian, dan pendidikan. Tiga sektor tersebut menurut Gus Afwan paling sangat dirasakan oleh masyarakat. “Penting untuk terus mengkomunikasikan, peran apa yang bisa kita lakukan dan solusi apa yang kita tawarkan,” jelasnya. (fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here