PESAT: Pesatnya perkembangan Kota Batu direspons pemkot setempat dengan melakukan sertifikasi tanah jalan. Selain memberikan kejelasan status tanah, juga kepastian hukum pada investor maupun masyarakat secara umum.

BATU, PIJARNEWS.ID – Pentingnya sertifikasi aset tanah di bawah jaringan jalan, sempadan sungai, dan jembatan perlu diimbangi dengan dukungan regulasi yang jelas dan tegas. Terutama di Kota Batu yang perkembangannya semakin pesat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat. Menurut pria yang akrab disapa Alfi itu, jalan sebagai salah satu fungsi sosial dari tanah yang dikuasai oleh negara, regulasinya terbagi dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Undang-undang tentang Jalan.

“Sebagai bentuk pembuktian bahwa jalan dengan ukuran tertentu telah dikuasai oleh negara, maka pemerintah Kota Batu akan melaksanakan proses sertifikasi tanah jalan tersebut,” terangnya.

Sertifikasi tanah jalan tersebut bertujuan untuk melindungi fungsi sosialnya sebagai sarana transportasi darat, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Jalan. Seluruh sertifikasi aset tanah di bawah jalan raya punya arti penting sebagai upaya mengamankan aset negara, dalam hal ini aset Pemkot Batu.

“Ke depan, kita juga akan menginisiasi regulasi baik itu berupa Perwali/ Peraturan Daerah tentang sempadan jalan dan sempadan sungai, agar masyarakat semakin paham dan jelas ketika akan melakukan investasi atau membangun rumah tinggal,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini ketika masyarakat melakukan pembangunan rumah tinggal atau melakukan renovasi rumah, masih minim pengetahuan tentang garis sempadan bangunan (GSB) terhadap sempadan jalan, sempadan sungai dan sempadan jaringan irigasi.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Lakukan Pengecekan Anggota yang Mendonor Plasma Konvalesen

Persepsi tentang bangunan terluar juga masih sangat rancu. Beberapa orang menyebutkan bahwa bangunan terluar adalah bangunan pagar. Padahal, bangunan terluar adalah ruang fisik bangunan dengan komposisi yang lengkap. Mulai dari pondasi, sloof, pasangan bata, pintu, jendela, plafon, dan atap.

Sertifikasi aset tanah di bawah jaringan jalan termasuk Ruang Milik Jalan (Rumija), aset tanah sempadan sungai atau irigasi, dan aset tanah di bawah jembatan ini penting. Selain sebagai pengamanan terhadap aset negara, juga memberikan kepastian hukum pada investor. (fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here