ANTUSIAS: Edukasi Bisnis Digital dengan peserta para ibu-ibu dari warga Jojoran Stal pada KKN berbasis Back To Village yang dilaksanakan oleh UMSurabaya.

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tidak menjadi halangan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dimana KKN merupakan mata kuliah yang mewadahi mahasiswa, untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat selama di bangku perkuliahan. Kegiatan yang bertujuan agar mahasiswa mampu beradaptasi dan belajar bersama masyarakat, dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Ekonomi dan sumber daya lainnya yang ada di Masyarakat.

Salah satunya program dari KKN berbasis Back To Village (BTV) tahun 2021 yang berlokasi di Jojoran Stal, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, yakni program Edukasi Bisnis Digital dengan peserta para ibu-ibu dari warga Jojoran Stal. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) melalui Google Meet dan luring (luar jaringan) ini, bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengembangkan bisnis dan usaha yang mereka miliki, terutama produk Usaha Masyarakat Kelas Menengah (UMKM).

Endang Suprapti, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kelompok KKN BTV Gubeng 3 menyampaikan, bahwa dalam suasana pandemi Covid-9 yang masih belum berakhir ini, penting sekali membangun masyarakat untuk mampu bertahan dan bersaing dengan kondisi perekonomian yang buruk. “Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait bagaimana cara menjalamkan bisnis secara digital.” katanya.

Selain itu, Endang juga menyampaikan, pentingnya belajar bisnis digital ini, “Dikarenakan melihat budaya masyarakat saat ini yang tidak pernah lepas dari gadget (gawai) dan internet, maka aktivitasnya pun dilakukan secara daring, dari berkomunikasi maupun belanja,” terangnya.

BACA JUGA :  Pandemi Belum Usai, SD MuhlaS Gelar Baksos pada HUT RI ke-76

KKN yang bertema “Bangkit dan Berdaya Menuju Kemandirian Desa melalui Adaptasi Teknologi Dimasa New Normal” ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat dalam mengembangkan usahanya melalui digital. “Terutama bagi ibu-ibu agar bisa membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, serta mampu berdaya saing dibidang perekonomian pada suasana pandemi seperti sekarang ini,” pungkas Endang. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here