KAMPUNG ZAKAT TERPADU: Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Ponorogo salurkan program produktif untuk beasiswa dan ketahanan pangan

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Dalam rangka berpartisipasi dalam Even Kampung Zakat Terpadu, Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Ponorogo salurkan program produktif untuk beasiswa dan ketahanan pangan pada Jum’at (27/8) yang bertempat di Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Direktur Lazismu, Direktur Bank Perkreditan Rakyat Syariah  Mitra Mentari Sejahtera (BPRS Mitra) Ponorogo, Kepala Desa Pohijo, Ketua Komisariat Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sampung.

M. Zulkarnain Ashyahifa, Ketua Lazismu Ponorogo mengungkapkan, kegiatan ini bisa terlaksana berkat  sinergi antar Lembaga zakat, Kemenag Kabupaten Ponorogo, BPRS Mitra dan GenBI untuk membantu masyarakat dalam peningkatan kualitas hidup dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesejahteraan masyarakat. “Dalam kegiatan ini, Lazismu Ponorogo merealisasikan program Kampung Zakat Terpadu dengan menggandeng BPRS Mitra dan GenBI Komisariat UMPO. Ada 3 program yang direalisasikan, diantaranya 5 Paket Bantuan Qardul Hasan, 100 paket sembako Peduli Covid-19 dan 3 Beasiswa Sang Surya untuk Jenjang Pendidikan S1 hingga lulus,” terang Zulkarnain.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, H. Syaikhul Hadi menyampaikan, bahwa program Kampung Zakat Terpadu merupakan kerjasama dengan berbagai Lembaga zakat. “Dan hari ini, Lazismu Ponorogo menyalurkan paket bantuan. Program ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan yang telah dilakukan Kemenag bersama lembaga zakat lainya. Kita telah membuat Schedule Time, bahwa dalam satu tahun kita akan menuangkan program-program yang telah tersusun untuk bisa direalisasikan,” terangnya

BACA JUGA :  Kades Temon Lakukan Serap Aspirasi untuk RPJMDes

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu mengentaskan kemiskinan, mensejahterakan masyarakat serta meningkatkan taraf pendidikan. Sehingga masyarakat menjadi lebih makmur, dan lebih maju,” pungkas Syaikhul Hadi. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here