Foto: PC. IMM Jember melakukan hearing untuk membahas Perda Sampah bersama Komisi C DPRD Kabupaten Jember. (kukuh/pijarnews.id)

JEMBER – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC. IMM) Jember telah melakukan hearing untuk membahas Perda Sampah bersama Komisi C DPRD Kabupaten Jember. Acara tersebut bertempat di Ruang Komisi C mulai pukul 09:00 WIB, Senin (22/10/2019).

Sebanyak 5 aktivis dalam hearing tersebut yang mewakili PC IMM Jember, anatar lain: Andi Saputra (Ketua umum), M. Sholeh (Kabid Kebijakan Publik), Maurina S (Kabid Kader), Adilan haqiqi (Bidang Hikmah), Yusril (Bidang RPK) dan Kukuh (Bidang Media). Mereka menyampaikan pendapat terkait dampak negatif yang ditimbulkan pengelolaan sampah yang salah, hal ini juga menyangkut pesatnya pertambahan penduduk dan pembangunan di Kabupaten Jember.

Andi Saputra, Ketua Umum PC IMM Jember menjelaskan, “Persoalan sampah tidak hanya mempengaruhi estetika dan kenyamanan kota, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan penduduk akibat polusi bahan beracun dari sampah.” Terangnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, bahwa masalah sampah adalah isu penting dalam pembangunan berkelanjutan, baik pada tingkat daerah maupun nasional, akibat dari pola produksi dan konsumsi masyarakat yang berdampak pada meningkatnya eksploitasi sumber daya alam serta meningkatnya emisi karbon.” Imbuh Andi.

PC. IMM Jember juga telah mengkaji soal jangkauan, arahan pengaturan dan ruang lingkup materi muatan rancangan Perda tentang pengelolahan sampah ini, kemudian melekakuan penelitian di TPA Pakusari, serta telah melakukan serap pandangan masyarakat secara online, melalui petisi dukungan pembentukan Perda Sampah yang dapat diakses DI SINI

Berdasar pada UU dan Peraturan yang meliputi persoalan sampah, UUD 1945 Pasal 18 ayat 6, UU No. 18 Tahun 2008 (serta lembaran aturan tambahan terkait), UU No. 32 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 (serta lembaran aturan tambahan terkait) dan Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2017.

BACA JUGA :  Relawan Seribu Senyum Salurkan Bantuan APD di Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Bersesuaian juga dengan ketentuan UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Pasal 136 sampai Pasal 149), UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, serta semua peraturan perundang-undangan terkait yang berdasarkan pada asas tanggung jawab, asas berkelanjutan, asas manfaat, asas keadilan, asas kesadaran, asas kebersamaan, asas keselamatan, asas keamanan, asas nilai ekonomi dan asas kualitas lingkungan hidup.

Maka PC. IMM Jember mendorong kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, bersama-sama Pemerintah Daerah Kabupaten Jember untuk segera membentuk PERDA SAMPAH.

Hearing ini ditanggapi oleh DPRD Kabupeten Jember melalui Komisi C yang memutuskan. Pertama, akan memasukan Perda Sampah tersebut dalam Prolegda. Kedua, dalam waktu dekat ini akan membuat diskusi publik bersama para akademisi, masyarakat dan aktivis lingkungan, agar Perda Sampah ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jember.

Selanjutnya, pertemuan ini juga menghasilkan suatu kesepakatan bersama, IMM bersama dengan DPRD Jember akan membentuk naskah akademik terkait Perda Sampah. Selain itu, IMM juga akan melakukan audiensi lanjutan bersama Bupati yang sudah pernah mereka lakukan. (PIJARNews.ID)

Reporter: Kukuh Wahyudi

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here