Pesmaba UMM 2021 dalam Kemasan Harmony in Diversity

0
13
KELUARGA BARU; Rektor UMM, Dr Fauzan MPd, memasangkan jas merah kepada mahasiswi baru, menandakan bahwa Pesmaba telah dimulai

MALANG, PIJARNEWS.ID – Mahasiswa Baru (Maba) dari berbagai daerah Nusantara, turut serta dalam gelaran Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2021 pada Selasa (21/9). Event tahunan ini mengambil tema Harmony in Diversity, dengan tujuan mengajak para sivitas akademika untuk senantiasa menghargai berbagi keberagaman. Dengan menyuguhkan beragam penampilan, Pesmaba 2021 kali ini dilangsungkan secara daring dan juga luring di Hall Dome UMM dengan protokol kesehatan yang ketat.

Diawali penampilan dari paduan suara PSM Gita Surya, serta iringan musik dari band Follow Bee menjadikan Pesmaba UMM 2021 semakin meriah. Dr Fauzan MPd, Rektor UMM menyampaikan, bahwa gelaran ini merupakan event yang sakral dalam rangka menyambut keluarga baru Kampus Putih, yang Maba UMM. “Selamat kepada Maba, karena mampu melanjutkan studi serta menjatuhkan pilihan tepat ke UMM,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fauzan menilai bahwa ketika sudah menginjak predikat mahasiswa, akan ada berbagai tanggung jawab yang harus dipikul. Pun dengan memberikan berbagai kontribusi, serta manfaat bagi Nusa dan Bangsa. “UMM memiliki semboyan yang senantiasa terus menerus digaungkan yakni Dari Muhammadiyah untuk Bangsa. Oleh karenanya, saudara tidak punya pilihan lain selain menempa dan menyiapkan diri untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” tegasnya.

Di samping itu, Fauzan juga menyarankan para maba untuk menjadi aktivis kampus. “Berkuliah tidak hanya cukup dengan mengejar nilai tetapi juga harus aktif di berbagai kegiatan, sehingga mampu mendapatkan nilai-nilai kehidupan dan dapat menjadi sarjana harapan Bangsa,” lanjutnya.

Suasana pesmaba UMM yang menerapkan prokes ketat

Perubahan zaman yang cepat akibat adanya Covid-19, sempat disinggung oleh Rektor Fauzan. Keadaan ini dapat menjadi peluang yang besar untuk menegakkan tonggak sejarah, perlu adanya pemantapan diri dan penentuan cita-cita sejak dini. “Memang tidak mudah, maka saudara harus segera memulai mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri agar mampu berjalan dengan lurus hingga menyelesaikan studi dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Regenerasi, Aisyiyah Krembangan Latih Anak Muda Cara Mandikan Jenazah

Terakhir, ia mengatakan bahwa para Maba kini sudah menjadi bagian dari jas merah kampus putih. Maka semangat hidup mahasiswa harus terus menyala dan berapi-api. Dari hal itu, harapannya akan muncul para pemimpin masa depan sesuai passion dan karakter. “Kampus Putih telah menyiapkan kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bisa saudara ikuti, kami juga akan membekali saudara agar tahan banting dan tangguh dalam menghadapi segala situasi,” jelas Fauzan.

Beragam penampilan juga turut memeriahkan gelaran Pesmaba UMM tahun ini, salah satunya Tarian Mahakarya Galuh Sinopatih pun menjadi daya tarik tersendiri. Koreografi yang unik dan hentakan tari yang asyik, menjadi lambang semangat juang yang diperagakan oleh UKM Sangsekerta. Pakaian adat yang berbeda juga mengisyaratkan kerukunan dalam keberagaman, sebagaimana tema yang diusung. Adapula atraksi menghibur dari tim tapak suci UMM yang menyuguhkan gerakan-gerakan silat menghibur serta memancing decak kagum.

Pada Pesmaba UMM 2021 ini juga ada hal unik dan berbeda dari biasanya, yakni virtual campus tour. Mahasiswa baru diajak menjelajahi sudut-sudut kampus melalui video atraktif dengan sudut pandang pertama. Para Maba dibawa menjelajahi ke kampus I, II hingga III. Terbang menyusuri Dome UMM, Masjid AR. Facruddin, kemudian danau hingga stadion sepak bola.

Tayangan ini menjadi upaya UMM untuk mengenalkan berbagai area yang dimiliki oleh Kampus Putih, begitupun dengan suasana-suasana yang tidak bisa dirasakan oleh para mahasiswa baru. Apalagi di tengah pandemi yang membuat para mahasiswa yang berasal dari luar Malang, tidak bisa datang dan mengunjungi UMM. Sutradara video pengenalan kampus, Rino Anugrawan mengatakan,  mungkin sebagian mahasiswa sudah mengetahui beberapa bagian dari wilayah Kampus Putih. “Namun kami ingin lebih menunjukkan seluk-beluk dan berbagai laboratorium, serta fasilitas yang ada di di tiga kampus UMM,” tuturnya. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here