Mulan, Bawa Mahasiswa UMM Juara Nasional Poster Pencegahan Covid

0
1034
Hanif Yulia Aprigianti dan Arvil Rohmaturrizqi, dua mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang meraih medali perak diajang lomba poster nasional yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Muhammadiyah Tangerang, Banten.

MALANG, PIJARNEWS.ID – Meski pandemi sudah berlangsung selama dua tahun, namun bahaya efek virus Covid masih mengancam. Bentuk-bentuk pencegahan dan protokol kesehatan terus digalakkan untuk menekan angka penularan. Hal serupa juga yang diupayakan oleh dua mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Hanif Yulia Aprigianti dan Arvil Rohmaturrizqi,

Melalui poster kesehatan dan pencegahan Covid yang disusun, keduanya diganjar dengan medali perak di awal Januari 2022. Penghargaan tersebut sukses diperoleh di ajang lomba poster nasional yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Muhammadiyah Tangerang, Banten.

Konsep poster yang diusung sukses mengalahkan 80 peserta dari berbagai perguruan tinggi, baik kampus negeri maupun swasta. Hanif, sapaan akrabnya mengatakan bahwa poster yang disusun memuat data, konsep dan sumber data yang valin dan menarik. Desainnya juga dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam memahaminya.

“Dalam poster ini, kami menciptakan karakter Mulan sebagai sarana mengenalkan dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Sehingga mereka bisa tertarik dan paling tidak memperhatikan detail-detail mengenai Covid-19. Apalagi makin kesini makin banyak jenis virus ini, mulai dari jenis Delta hingga Omicron,” jelasnya.

Bukan hanya menjadi persona, Mulan juga memiliki kepanjangan dan penjelasan. M, yakni melakukan vaksinasi, U yaitu upayakan memilih masker dengan benar serta L yang berarti lakukan physical distancing. Sementara dua huruf terakhir AN yaitu anjuran mencuci tangan.

BACA JUGA :  Pesmaba UMM 2021 dalam Kemasan Harmony in Diversity

Protokol kesehatan juga menjadi poin penting yang ia sampaikan. Meski pembatasan sudah mulai longgar, bukan berarti masyarakat bisa seenaknya tidak mengindahkan protokol yang harus dilaksanakan. Mall, bioskop dan ruangan tertutup lainnya masih menjadi tempat dengan ancaman virus Covid-19 yang perlu diawasi.

Hanif menilai, kesuksesan dalam memenangkan lomba tidak lepas dari dukungan pihak kampus, khususnya pihak fakultas. Pemberian informasi lomba, beragam bimbingan dan masukan membuat karya mereka menjadi lebih bagus.

Raihan ini bukanlah akhir, Hanif bahkan bertekad untuk mengikuti lomba-lomba lainnya agar bisa kembali mengharumkan nama Kampus Putih. Begitupun dengan usahanya untuk mengaktualisasikan ilmu yang sudah ia dapat.

“Jadi ilmu yang saya dapat tidak hanya berguna bagi saya sendiri. Tapi bisa dimanfaatkan dan memberikan kebaikan bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang kesehatan,” tegasnya mengakhiri. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here