Foto: Peserta Pesantren Kilat beserta para pendidik SMP M 2 Taman dan Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran. (rusydan/pijarnews.id)

LAMONGAN | PIJARNEWS.ID – Dalam upaya membentuk karakter siswa, SMP Muhammadiyah 2 Taman Kabupaten Sidoarjo mewajibkan peserta didiknya untuk ikuti Pesantren Kilat, kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Muhammadiyah Paciran, Kabupeten Lamongan. Acara berlangsung selama satu minggu pada tanggal 24-30 Oktober 2019.

Pesantren Kilat merupakan agenda rutin tahunan SMP M 2 Taman Sidoarjo, tahun ini merupakan kali keempat yang selalu di lakukan di Ponpes Karangasam, artinya kedua lembaga ini sudah menjalin MoU selama 4 tahun dan akan terus berlanjut hingga beberapa tahun kedepan.

Kegiatan Pesantren Kilat ini diselenggarakan 2 gelombang, gelombang pertama dimulai pada tanggal 24-27 Oktober dengan jumlah peserta 84, selanjutnya pada gelombang dua dimulai pada tanggal 27-30 Oktober 2019.

Ustadz Hasan Ubaidillah, dalam sambutan pembukaan Pesantren Kilat selaku Ketua Unit Pondok Pesantran menjelaskan, bahwa seluruh peserta dalam Pesantren Kilat akan diperlakukan sama dengan santri dalam segala aspek kesehariannya.

“Peserta Pesantren Kilat dapat belajar dan merasakan langsung bagaimana menjadi santri, mereka kami setarakan dengan santri, jadi peraturan dan tata tertib harus diperhatikan, jika melanggar maka akan dikenakan sanksi yang sama.” Terang Ustadz Hasan Ubaidillah.

Lebih lanjut Ustadz Hasan juga berpesan kepada seluruh peserta bahwa hidup di pesantren tidak sama dengan masyarakat umum. Di dalam pondok, seluruh peserta harus siap hidup apa adanya, dilarang mengeluh dan harus saling membantu dalam kabaikan dan kesehariannya.

BACA JUGA :  Melalui Video Conference, STIT Pacitan Resmi Menjadi Institut Islamic Studies Pacitan

“Bahwa seluruh peserta harus siap hidup dalam kesederhanaan, tidak mudah mengeluh walau apa yang diinginkan tak tersedia di sini. Maka saling membantu diantara kalian adalah salah satu kunci untuk mendapat kebahagiaan.” Imbuh Ustadz Hasan Ubaidillah.

Untuk teknis pelaksanaan, Ponpes telah menyiapkan kebutuhan peserta mulai dari materi, konsumsi hingga pengawasan. Ponpes Karangasem merupakan fasilitator atas program ini, sehingga hanya memberikan fasilitas sesuai dengan kesanggupannya.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Taman, Bapak Gatot Krisdianto saat sambutan memberikan arahan kepada peserta didiknya, agar mengikuti segala aturan dalam Pesantren Kilat.

“Saya berpesan kepada kalian agar selalu mengikuti seluruh kegiatan, memanage waktu, mentaati peraturan dan tata tertib, terutama harus mengikuti jadwal materi Pesantren Kilat.” Pesan Bapak Gatot Krisdianto, ditutup dengan mendo’akan para peserta didiknya.

Untuk memenuhi harapan pendidikan karakter yang diinginkan Sekolah, pihak Ponpes memberikan sebanyak 12 materi meliputi aqidah dan akhlak, ibadah, muamalah dan tafsir ayat-ayat Al-Qur’an. Sebelumnya para peserta Pesantren Kilat juga telah mengikuti pre test dan post test, hal ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman para peserta terhadap materi yang akan diberikan.(*)

Reporter: R. Fauzi Fuadi*

Naskah Berita: R. Fauzi Fuadi

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here