RBC UMM Kenalkan Olahan Kopi dan Eksperimen Pasta Gigi Gajah, Begini Ceritanya

0
640
Tim RBC, Muhammad Farros Imaroh, saat mengenalkan macam-macam jenis olahan kopi

MALANG, PIJARNEWS.ID – Rumah Baca Cerdas (RBC) Institute Abdul Malik Fadjar kembali turun memberikan wawasan baru bagi masyarakat. Terbaru, mereka melakukan kunjungan ke SMP Muhammadiyah 06 (SMPM 06) Dau, Malang dengan membawa mobil Kamis Membaca (Kaca) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Jum’at, (11/2).

Kegiatan yang dilaksanakan pada awal Februari lalu itu menyasar para siswa. Selain menyuguhkan buku lewat perpustakaan keliling yang ada di mobil Kaca, Tim RBC juga mengenalkan macam-macam jenis olahan kopi. Selain itu juga melakukan eksperimen pasta gigi gajah. Tiga suguhan tersebut nyatanya dapat menaikkan antusiasme dan keingintahuan para siswa yang mengikutinya.

Muhammad Farros Imaroh, salah satu dari Tim RBC mengatakan Indonesia memang memiliki beragam jenis kopi. Hal itu dirasa sangat menarik, apalagi dengan banyaknya coffe shop yang menjamur di Malang Raya. Para siswa juga diajak untuk membuat kopi secara langsung dengan teknik-teknik tertentu. Kemudian mencicipi kopi hasil buatannya bersama-sama.

“Dengan memahami jenis-jenis kopi, para siswa nantinya bisa melakukan kegiatan lanjutan seperti kewirausahaan atau juga penelitian terkait kopi itu sendiri. Siapa tahu nanti ada bibit-bibit pebisnis kopi yang berhasil,” tambahnya.

Berbeda dengan Faros, Dwi Putri Ayu Wardani mengenalkan eksperimen pasta gigi gajah kepada para siswa. Nama pasta gigi gajah diambil dari hasil reaksi yang menyerupai pasta gigi. Begitupun dengan kemasannya yang berukuran jumbo.

BACA JUGA :  Akibat Pandemi, Mahasiswa UMM Buat Aplikasi Pengaduan Masyarakat Tingkat RT/RW

“Busa yang dihasilkan cukup unik karena gelembung busa kecil memiliki kandungan oksigen. Adapun bahan ragi kering berperan sebagai katalis sebagai pemecah rantai oksigen dari hidrogen peroksida. Reaksi cepat yang terjadi mengakibatkan adanya banyak gelembung,” jelasnya.

Ayu, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa para pelajar terlihat antusias menyambut kedatangan mobil Kaca UMM. “Mereka mengikuti rangkaian agenda dengan menerapkan protokol kesehatan ketat demi menekan angka penularan Covid-19. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dua kali dalam sebulan dengan mengunjungi berbagai sekolah yang ada di Malang maupun luar daerah,” terangnya.

Tidak hanya menyuguhkan layanan perpustakaan keliling, Tim RBC juga mengadakan aktivitas menarik untuk meningkatkan keingintahuan dan minat baca masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim RBC, Maharina Novia Zahro mengatakan bahwa kegiatan ini juga diharapkan mampu mengenalkan RBC yang berlokasi di perumahan Permata Jingga.

Menurut istri dari Ketua Umum DPP IMM ini, rumah baca yang disediakan tidak eksklusif hanya disuguhkan bagi kawasan elit semata. Namun seluruh lapisan masyarakat dapat mengunjungi dan membaca beragam buku yang ada di dalamnya.

“Semoga upaya-upaya kami ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Paling tidak bisa meningkatkan minat baca yang nantinya juga berakibat pada naiknya literasi mereka. Tentu kami juga akan terus menyediakan buku-buku berkualitas yang menambah ilmu dan wawasan,” pungkasnya. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here