Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman Jelang Ramadan

0
129
Satgas pangan Polres Malang melakukan inspeksi mendadak di  Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Selasa (29/3)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Menjelang bulan suci Ramadan bagi umat muslim, ketersediaan stok bahan pangan pokok harus tersedia. Satgas pangan Polres Malang kembali melakukan inspeksi mendadak di  Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Selasa (29/3) kemarin siang.

Satgas Malang juga mengecek ketersediaan minyak goreng jenis curah dan kemasan demi memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan tahun ini.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari survei yang sempat dilakukan ke pedagang dan distributor minyak goreng beberapa waktu lalu. Ini untuk memastikan ketersediaan dan harga penjualan minyak goreng curah untuk masyarakat.

“Untuk ketersediaan minyak goreng dirasa masih cukup. Namun untuk harga memang ada beberapa item yang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan, seperti telur tadi kita lihat mengalami kenaikan harga seribu sampai dua ribu,” kata Ferli, Kapolres Malang kepada para awak media.

Selain sebagai langkah pengawasan minyak goreng, Kapolres Malang juga memastikan pula ketersediaan bahan pangan lainnya menjelang bulan suci Ramadan. “Kita juga pastikan ketersediaan minyak goreng jenis premium lancar,” jelasnya.

Pemantauan dari pihak kepolisian yakni untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, bahwa pemerintah tanpa henti berupaya mencukupi ketersediaan bahan pokok di tengah-tengah masyarakat, utamanya minyak goreng.

“Nanti akan ada minyak goreng curah 12 Ton, yang akan didistribusikan ke Pasar Kepanjen. Saya berharap ini bisa segera terlaksana agar masyarakat dapat segera merasakan minyak goreng curah,” tegas Kapolres.

BACA JUGA :  Gunakan Kurikulum OBE, Teknik Sipil UMM Raih Akreditasi Baik Sekali

Ferli menambahkan, ada beberapa pasar yang kesulitan mendapatkan minyak goreng curah. Sedangkan minta goreng kemasan ketersediaannya masih cukup banyak.

“Kami menurunkan Tim Satgas Pangan untuk memantau tiap hari ketersediaan bahan pokok dan minyak goreng. Agar harga dapat terkendali meskipun menjelang Ramadan ataupun Hari Raya Idul Fitri nantinya,” pungkas Ferli. (Tyo/Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here