Inovatif, Mukena dan Sajadah Ini Raih Rekor MURI

0
353
Annisa Herdyana, Direktur PT. Suminar Margaria Fashindo, saat menerima Piagam Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI)

PIJARNEWS.ID – YOGYAKARTA – Pandemi corona membuat umat Islam harus siap sedia membawa perlengkapan sholat sendiri untuk mencegah penyebaran virus. Seorang muslim diimbau mengantisipasi untuk membawa sajadah hingga mukena sendiri.

Berawal dari tahun 2007, Karita Yogyakarta menciptakan produk mukena inovatif. Mukena buatan Karita tersebut, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pencipta rekor baru “Mukena dengan Sistem Gulung Terkecil” sehingga dikenal dengan sebutan Mukena MURI.

“Tahun 2021 mukena MURI ini akan re-branding menjadi DS Mukena dengan warna dan case lebih variatif sesuai keinginan pelanggan,” ujar Annisa Herdyana, Direktur PT. Suminar Margaria Fashindo. Dia menjelaskan, ide awal pembuatan mukena ini, bermula dari keprihatinan pada anak muda saat itu yang seringkali lupa membawa mukena kemana-mana.

Padahal membawa gadget tidak pernah lupa. Pada saat itu, ukuran mukena masih relatif besar memakan tempat jadi menyulitkan untuk dibawa. Akhirnya muncul keinginan untuk menciptakan mukena yang berukuran kecil ketika dilipat dan sangat ringan ini. “Kemasan mukena ini adalah 10,5 x 7,5 x 3 cm dan berat 1,5 ons, dan bisa dilipat menjadi 9 lipatan. Menggunakan bahan habutai, mukena ini sangat  ringan, mudah dicuci dan dilipat,” jelasnya.

Kemasan mukena ini, lanjut Annisa, sangat praktis hanya seukuran smartphone. Mukena untuk orang dewasa dan diproduksi dengan ukuran all size
Selain itu brand DS, berinovasi untuk mempermudah muslimah dalam membawa perlengkapan sholatnya sendiri. Inovasi tersebut diwujudkan lewat produk sajadah yang unik.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Ajak Influencer dan Konten Kreator Berkolaborasi Promosikan Surabaya

Keunikan dari sajadah tersebut adalah dari ukurannya. Bahkan, inovasi ini mendapatkan piagam dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). “Sajadah genggam MURI ini memiliki ukuran yang lebih kecil daripada sajadah pada umumnya. Dengan ukuran 12 cm x 2,5 cm selain mudah digenggam, sajadah ini juga lebih praktis,” ujar Annisa.

Penggunaan bahan taslan motif yang diproduksi dengan nanoteknologi ini, memiliki sifat bahan anti air (waterproof) sehingga perawatannya pun lebih mudah. Karakteristik dari bahan ini juga sangat ringan dan mudah untuk dicuci maupun dibersihkan.
Mukena dan sajadah lipatan terkecil dapat diperoleh di semua gerai offline dan online Al-Fath, Annisa dan Karita, serta dapat pula dikunjungi di akun Instagram alfathmuslimlifestyle, annisagriyamuslim dan karita_official. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here