FUC dan AMM Gresik Gelar Pelatihan Kesadaran Hukum Berperspektif Gender

0
3059

GRESIK, PIJARNEWS.ID – Masih rendahnya kesetaraan gender di Kabupaten Gresik menjadi perhatian lembaga Faqih Usman Center (FUC). Berkolaborasi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), FUC menggelar “Pelatihan Peningkatan Kesadaran Hukum Berperspektif Gender” di Hotel Horison Gresik, Sabtu (10/9). Ketua FUC, Ahmad Faizin Karimi berharap, pasca-pelatihan para peserta pelatihan bisa ikut mengampanyekan kesadaran gender.

“Salah satu permasalahan pembangunan di Kabupaten Gresik adalah soal kesetaraan gender. Capaiannya lebih rendah dari Provinsi dan Nasional,” terang Ahmad Faizin. IPG menunjukkan ketimpangan pembangunan manusia laki-laki dengan perempuan.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Gender (IPG) Gresik pada tahun 2021 sebesar 90,20 lebih rendah dari Provinsi Jawa Timur sebesar 91,67 dan Nasional sebesar 91,27. Capaian IPG Gresik urutan ke-23 di antara Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) juga rendah. IDG menunjukkan apakah perempuan juga sudah secara aktif berperan serta dalam kehidupan ekonomi dan politik. “IDG Gresik pada tahun 2021 menempati urutan ke-13 di Jawa Timur,” lanjutnya pria yang juga sebagai penulis tersebut.

IDG Gresik 2021 sebesar 71,48 jauh di bawah IDG Jawa Timur 76,26 dan IDG Nasional sebesar 72,36.

“Secara individual, perempuan harus meningkatkan kapasitas dirinya untuk mampu berkompetisi. Namun secara struktural, harus ada kesadaran akan kesetaraan. Pemerintah telah menetapkan target pembangunan gender, dan ini membutuhkan peran masyarakat agar capaian Kabupaten Gresik bisa lebih baik di tahun mendatang,” ujar lelaki yang berprofesi sebagai peneliti inovasi tersebut.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Gresik Terima Sertifikat Tanah

Disisi lain, banyak persoalan sosial dan hukum yang menempatkan perempuan sebagai korban. Seperti Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), perceraian, penelantaran, hingga eksploitasi seksual. Kasus-kasus ini bisa memperparah rendahnya pembangunan dan pemberdayaan gender.

Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan Faqih Usman ini, anggota DPRD Gresik dari Partai Amanat Nasional (PAN), Sekretaris Dinas 2021, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, Soerati Mardhiyaningsih, dan praktisi hukum, Bachrul Amiq.

Sebagai peserta dalam pelatihan ini adalah para pegiat dan aktivis dari organisasi otonom dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Gresik. Di antaranya adalah ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Pemuda Muhammadiyah. Penyelenggaraan pelatihan ini juga dalam rangka semarak Pra-Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Gresik yang bakal digelar Februari tahun depan. (Ipin/Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here