Foto: Perkebunan kopi di sekitar Telaga Ngebel Ponorogo. (icuk/pijarnews.id)

PONOROGO – Setelah menyusuri jalan pegunugan terjal dengan membelah hutan pinus yang lebat, perjalanan ini tepatnya berada di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (2/11). Kita akan menuju pada titik ketinggian sekitar 1.300 hingga 1.500 mdpl. Jika kita mendengar nama Telaga Ngebel, diantara kita pasti ada yang terbayang indahnya suasan telaga dan saat menikmati buah durian, namun kita menuju pada dusun terahir, tepatnya di dusun yang bernama Margoploso.

Dusun Margoploso merupakan dusun kecil yang hanya terdiri dari beberapa rumah saja, namun di dalamya ada sekitar 3,5 Hektar lahan kopi yang mempunyai kualitas istimewa.

Handoko, salah seorang pemilik kebun kopi menerangkan bahwa kopi disini sudah banyak menarik perhatian para pembisnis kopi, bahkan banyak barista-barista kopi yang sudah pernah berkunjung di kebunnya.

“Teman-teman pembisnis atau juga komunitas pecinta kopi itu sering main kesini, ya dulu pernah saya kumpulkan para petani untuk mengenalkan hasil pertanian kopi mereka.” Terang Handoko.

Akan tetapi kondisi saat ini hasil kopi yang diproduksi oleh Handoko hanya mampu mencukupi pasar lokal saja. Beliau menambahkan, “Ya sementara pasar saya masih di Ponorogo dan Madiun saja, jika ada yang bagus saya kemas dan saya jual ke kafe-kafe, yang kurang bagus saya jual bubuk ke angkringan pinggir telaga, kan mereka juga senang dapat kopi murah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Deklarasi PC IMM Kabupaten Pamekasan dan Orasi Keumatan
Foto: Wartawan Pijarnews.ID berkunjung ke rumah Bapak Handoko, salah satu pemilik kebun kopi Ngebel. (icuk/pijarnews.id)

Namun kopi hasil pertanian Ngebel tidak kalah berkualitas dari kopi lainnya, pasalnya kopi tersebut juga pernah mendapat apresiasi dalam kontes yang ada di Jogja dan bahkan hingga Swedia.

“Dulu saya pernah di ajak teman untuk ikut ┬ákontes kopi di Jogja pada akhir 2018, dan mendapat juara. Karena disini cukup bagus ketinggian lahannya, sehingga dapat menghasilkan kopi dengan rasa yang istimewa. Selang satu bulan saya dibawa oleh teman untuk ikut kontes di Swedia, ya saya ikut saja sebagai pengalaman, dan hasilnya juga mereka banyak yang suka dengan rasa kopi dari Ngebel ini.” Terang Handoko saat dikunjungi Wartawan Pijarnews.ID di rumahnya.(*)

Reporter: Icuk Ariwibowo*

Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here