Foto: Di depan Kuil 5 Dewa Provinsi Hainan - China. (dok/pijarnews.id)

Oleh: Sholikhul Huda, M.Fil.I.*

PIJARNEWS.ID – Tulisan ini merupakan catatan kedua saya, setelah melakukan Studi Wisata dengan beberapa Dosen UM Surabaya di Provinsi Hainan – China, pada tanggal 1-5 November 2019 kemarin. Sehingga catatan ini masih dalam ruang lingkup, “Sinau di Negeri China”.

Sinau kedua ini bertemakan, Kuil 5 Dewa sebagai Penghargaan Masyarakat Hainan-China Kepada Pahlawan.

Kuil 5 Dewa (Wu Gong Ci), atau juga dikenal dengan Kuil 5 Pejabat, merupakan monumen perjuangan untuk mengenang 5 tokoh pejuang di Provinsi Hainan – China. Kuil 5 Dewa ini terletak disisi tenggara kota Haikou, Provinsi Hainan. Luas Kuil tersebut sekitar 2.800 meter persegi. sedangkan struktur bangunan Kuil 5 Dewa meliputi:

  1. Ruang 5 Dewa (Wu Gong Ci)
  2. Aula Guanjin ( Aula Tanaman)
  3. Aula Xuepo (Aula Belajar Berkebun)
  4. Aula Timur dan Barat
  5. Aula leluhur Sugong
  6. Aula leluhur 2 Jendral Fubo
  7. Pavilium Bai (Tempat Pemujaan)
  8. Pavilium Dongzhuo (Tempat Pemusyawaratan)
  9. Pavilium Suquan (Pegas Millet)
  10. Xi Xin Hall (Aula Pencuci Hati)
  11. Gua Youxian (Gua Abadi yang Berkeliaran).

Mrs. Clara, seorang tourguide yang mendampingi saya dan kawan-kawan selama Studi Wisata tersebut bercerita. Bahwa Kuil 5 Dewa ini dibangun sebagai penghargaan bagi lima orang pejabat yang dahulu telah berjuang di Hainan, 5 pejabat tersebut antara lain:

  1. Kanselir Tang Li Deyu, (787-850 M).
  2. Menteri Song Li Gang ( 1083-1140 M).
  3. Li Guang (1078-1159 M).
  4. Zhao Ding ( 1085-1147 M).
  5. Hu Quan (1102-1180 M).
BACA JUGA :  Kredibilitas KPU Sedang Diuji

Atas perjuangan kelima pejabat tersebut yang membangun, memajukan dan mensejahterakan masyarakat Hainan, hingga menjadi pusat kebudayaan dan pusat belajar bagi rakyat China. Sehingga perjungan mereka patut dikenang dengan bangunan Kuil tersebut.

Diceritakan pula, bahwa kelima pejabat tersebut merupakan orang-orang yang dahulu terbuang atau diasingkan ke pulau Hainan. Jadi pulau Hainan pada saat itu dikenal sebagai suatu pulau pembuangan aktivis atau orang-orang yang tidak disukai oleh Pemerintah.

Foto: Salah satu patung dari 5 pejabat di dalam Kuil 5 Dewa. (dok/pijarnews.id)

Begitu juga ke 5 Pejabat ini yang dibuang ke pulau Hainan tersebut, artinya mereka adalah bagian dari orang-orang yang tidak disukai oleh Pemerintah Dinasti Tang dan Song dahulu. Sehingga untuk mengenang perjuangan mereka, rakyat Hainan juga membangun patung-patung kelima pejabat tersebut yang diletakan di dalam Kuil.

*) Kepala PPAIK UM Surabaya & Direktur Lembaga Kajian-Riset Kedai Jambu Institute/KJI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here