Foto: Gapura masuk Desa Bali Hainan - China. (dok/pijarnews.id)

Oleh: Sholikhul Huda, M.Fil.I.*

PIJARNEWS.ID – Catatan sinau ketiga dalam agenda Studi Wisata saya di Provinsi Hainan – China ini bertemakan, Desa Bali-China yang Kental dengan Nuansa Budaya Indonesia.

Desa Bali-China terletak di daerah Xinlong, atau bisa dijangkau selama 90 menit dari Kota Sanya Provinsi Hainan. Daerah Xinlong memiliki suasana dan cuaca tropis yang mirip dengan Indonesia.

Sejarah keberadaan Desa Bali di Xinlong Hainan – China ini, diceritakan oleh Mrs. Clara (Tourguide kami). Bahwa sejarah Desa ini merupakan tempat penampungan Imigran China dari Asia Tenggara dahulu, kurang lebih pada Tahun 1960-an, termasuk Imgran China Bali-Indonesia.

Menurut Mrs.Clara Imgran China Bali-Indonesia menuju Hainan – China, diprediksi akibat peristiwa politik G30S-PKI pada Tahun1965. Peristiwa politik tersebut membawa dampak banyak etnis China di Indonesia yang pulang kembali ke Negaranya.

Proses imigrasi tersebut, akhirnya menjadikan timbulnya asimilasi budaya antara imgran China Bali-Indonesia dengan warga Xinlong Hainan – China. Dari proses inilah kemudian dibangun Desa Bali di Xinlong Hainan, sebagai bagian dari pelestarian serta kenangan budaya para imgran China Bali-Indonesia di Hainan.

Nuansa yang kental dengan budaya Bali-Indonesia, memang terasa betul saat saya berkunjung ke Desa Bali-China tersebut, bahkan kita bisa terasa berlibur di Bali-Indonesia bukan di China. Saat masuk Desa tersebut kita sudah disambut dengan dua Gapura dengan arsitektur Candi Bantar, suatu khas bangunan di Bali-Indonesia.

BACA JUGA :  Bersama Ustaz Nurbani Yusuf, Kajian Kebon Jambu Bicara tentang Dilema Muhammadiyah
Foto: Seni tari di Desa Bali-China yang khas dengan tarian di Indonesia. (dok/pijarnews.id)

Menariknya lagi kita juga bisa menyaksikan pertunjukan tari khas Indonesia di Desa Bali-China tersebut. Diantaranya meliputi Tari Poco-poco, Rasa Sayange dan lagu-lagu yang populer di Indonesia serta tarian khas Bali lainnya dengan diringi musik.

Desa Bali-China ini juga terlihat Asri dengan banyaknya taman dan pohon, selain itu juga sangat terlihat unik serta artistik dengan berbagai lukisan patung dan ukiran, layaknya patung serta ornamen khas kerajinan Bali-Indonesia. Sehingga saya merasa sedang berlibur di Bali-Indonesia padahal saya sedang berada di Desa Bali-China.

*) Kepala PPAIK UM Surabaya & Direktur Lembaga Kajian-Riset Kedai Jambu Institute/ KJI, Jombang – Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here