Foto: Hudan Nashihin, Ketua Umum PDPM Pamekasan. (Yan/ Pijarnews.id)

PAMEKASAN | PIJARNEWS ID – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pamekasan, menyampaikan pandangan dan tanggapannya mengenai permasalahan hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Xinjiang Tiongkok.

Ketua Umum PDPM Kabupaten Pamekasan, Hudan Nashihin saat di temui wartawan pijarnews.id di kantornya Jl. Kampoja No. 25 Pamekasan menyampaikan, bahwa penindasan terhadapa muslim Uyghur tidak mencerminman sifat kemanusian dan perdamaian serta tidak menjujung rasa toleran.

Seharusnya Pemerintah Tiongkok bisa menyelesaikan permasalahan Uyghur dengan damai, melalui pertemuan dengan tokoh-tokoh Uyghur dan memberikan kebebasan berpendapat kepada umat muslim untuk melaksanakan aktivitas mereka dengan baik dan nyaman.

“Kami juga menghimbau pada pemerintah Indonesia untuk menindaklanjuti aspirasi umat Islam seluruh indonesia, dan memberi sikap yang tegas supaya bisa menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM di Xinjiang, sesuai dengan asas amanat UUD 1945. Sehingga muslim di seluruh dunia bisa menikmati kedamaian yang megembirakan.” Ujar Hudan Nashihin saat di temui pada Rabu, (18/12).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sikap tersebut merupakan perintah Rasulullah SAW: “Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya, tidak menzhaliminya dan tidak menyerahkannya kepada musuh, barang siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. (HR. Bukhori),” kutipnya.

Hudan Nashihin juga mengajak semua umat muslim, khususnya kepada seluruh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah di Pamekasan, untuk tetap mendoakan saudara sesama muslim di Uyghur agar bisa melaksanakan aktivitas kembali dengan nyaman dan damai.(*)

BACA JUGA :  Temu Pegiat Pemberdayaan, Kader IMM Keliling Kampung Binaan di Surabaya

Reporter: Yayan
Naskah Berita: Yayan
Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here