Foto: Temu Pegiat Pemberdayaan Sosial dan Field Study IMM di Surabaya. (Khoirun Nash/ Pijarnews.id)

SURABAYA | PIJARNEWS.ID – Bertempat di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) mengadakan kegiatan temu pegiat pemberdayaan sosial dan field study.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kader IMM dari berbagai wilayah di Indonesia, Kegiatan terselenggara atas kerjasama DPP IMM, Alumni Loknas SPM Regional Jatim dan PC IMM Kota Surabaya. Dilaksanakan pada tanggal 20-25 Desember 2019.

Rangkaian kegiatan ini diantaranya adalah field study dan sharing komunitas, bersama dengan para pemberdaya sosial berbasis komunitas yang ada di Surabaya.

Muhammad Sahrul, Ketua Bidang SPM DPP IMM mengatakan, “Bahwa pengembangan gerakan pemberdayaan sosial harus menjadi sebuah gerakan yang terus dilakukan, mengingat masalah sosial yang ada di masyarakat semakin kompleks, baik pada skala desa maupun perkotaan.” Terangnya.

Untuk mengentaskan masalah sosial, juga tidak cukup hanya mengandalkan peran aktif pemerintah saja, “Dalam hal ini IMM sudah saatnya bisa ikut serta memberikan solusi dengan gerakan yang nyata, sebagai bagian implementasi dari Tri Kompetensi Dasar IMM, yaitu humanitas atau kemanusiaan,” imbuh Sahrul.

Melalui gerakan pemberdayaan sosial ini, diharapkan para kader mampu untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu kader dituntut untuk memiliki kapabilitas dan kemampuan yang diakui, guna melakukan pendampingan dan keikutsertaan dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat, di antaranya pada kelompok masyarakat miskin maupun kelompok rentan lainnya secara terencana, terprogram dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Jaringan Cendekiawan Muda Lamongan: Rakyat Butuh Bupati Merakyat dan Fresh

“Sehingga dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua bisa merumuskan langkah-langkah strategis agar lebih terarah.” Masih terang Sahrul.

Kegiatan ini mengangkat tema “Manifestasi Gerakan Humanitas” dengan harapan melalui gerakan pemberdayaan sosial, akan menjadi perwujudan aksi yang nyata dari suatu ide, konsep, pemikiran dan cita-cita bersama selama ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Dikky Syadqomullah, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur dalam orasi Studium General mengatakan, ada beberapa hal yang harus disiapkan dalam manifestasi gerakan humanitas, “Menyiapkan langkah-langkah yang jelas, dalam langkah itu harus diperhatikan tiga aspek diantaranya, kajian, perencanaan dan juga action.” Tuturnya.

Dikky melanjutkan, selain itu juga ada tantangan-tantangan yang harus diketahui dalam memberdayakan masyarakat, tentunya banyak sekali tantangan yang akan di hadapi, diantaranya adalah konsistensi dan kontribusi.

Khoirun Nashihin, salah satu Pimpinan IMM Surabaya menambahkan, “Kami sangat bangga PC IMM Surabaya menjadi tuan rumah acara sebesar ini.” Ungkapnya.

Selaku Ketua SPM PC IMM Surabaya ini juga berharap, semoga seluruh peserta mendapatkan wawasan pengetahuan secara langsung, sehingga bisa menjadi modal dasar dalam memasifkan gerakan pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing.(*)

Reporter: Khoirun Nash
Naskah: Khoirun Nash
Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here