Foto: Suasana Musydes Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. (Agus S/ Pijarnews.id).

PONOROGO | PIJARNews.ID – Pemerintah Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, usai saja melakukan Musyawarah Desa (Musydes) terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2019-2025, Senin (06/01).

Acara yang melibatakan seluruh RT, RW, Karang taruna, Ketua Paguyuban Seni, Posyandu, unsur TPA, Perangkat desa, hingga Muspika ini, tak lain adalah hasil dari aspirasi warga setempat yang sebelumnya telah terselenggara Musyawarah Dusun (Musydus).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Temon, Suwoto dalam sambutannya. “RPJMDes ini hanya sifatnya pembahasan karena sebelumnya telah Musydus. Perlu diketahui pula kegiatan ini mestinya dilaksanakan pada tahun lalu, tetapi karena banyaknya kegiatan, baru terlaksana saat ini,” terangnya.

Selain itu, Suwoto juga menegaskan beberapa program yang belum berhasil pada periode sebelumnya ialah UDF, kebersihan dan sanitasi yang harus ditingkatkan. Tidak boleh buang air besar disembarang tempat. “Karena desa mendapat kriteria terburuk, maka tahun ini program UDF harus sukses”, terang Suwoto lebih lanjut.

Sementara itu pada sambutan kedua oleh Suwanto, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sawoo menyampaikan, Pemerintah juga akan membantu program UDF, tetapi warga juga harus berpartisipasi aktif dalm program ini. Ia juga berharap agar tahun 2020 program UDF sukses.

Mengakhiri sambutannya, Suwanto juga menyinggung beberapa hal untuk dapat bekerjasama, diantaranya Sarpras Posyandu, Karang Taruna, PTSL, Pengadaan Perpusatakaan. “Beberapa hal tersebut harus dikerjakan bersama dengan dukungan semua unsur masyarakat Desa Temon,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Persiapan Akreditasi, RSU Muslimat Studi Banding di RSUM Ponorogo

Reporter: Agus Supatma Editor: Agiel LP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here