Pembukaan Musycab bersama. (Yusron/ PIJARNews.ID).

TUBAN, PIJARNews.ID – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Soko dan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Soko mengadakan Musycab secara bersama, Acara bertempat di Gedung SMP Muhammadiyah 7 Soko, Ahad (12/01/20).

Musycab ini sejalan dengan instruksi yang telah dikeluarkan PDPM dan PDNA Tuban kepada seluruh cabang untuk melakukan reorganisasi. Sehingga Musycab bertujuan untuk regenerasi dan memunculkan kader-kader baru di struktur pimpinan.

Acara Musycab tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai ranting Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah se-Kecamatan Soko. Acara pembukaan pada Musycab tersebut juga berjalan dengan lancar dan meriah.

Dalam sambutan pembukaaan, Gaguk, Ketua PCM Soko menginginkan untuk mengadakan semangat baru dalam bermuhammadiyah. Ia menuturkan “untuk meningkatkan ghiroh bermuhammadiyah, harus dekat dengan masyarakat, sebab bermuhammadiyah tidak bisa hanya dengan materi. Ruh gerakan Muhammadiyah ada pada penerapan teologi Al-Maun, sehingga kita diharapkan untuk lebih peka dengan kondisi sosial masyaraka,” ucapnya.

“Bahwa di Muhammadiyah itu secara vertikal berhubungan dengan Allah, sedangkan secara horisontal berhubungan dengan masyarakat. Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyish harus menjadi pengawal dalam meperjuangkan agama Allah,” lanjut Gaguk.

Saiful Sulun, Ketua Panitia sekaligus salah satu calon formatur PCPM Soko juga menjelaskan kondisi unik Muhammadiyah Soko, yaitu tantangan Muhammadiyah yang sangat luar biasa, namun mereka tidak lantas menyurutkan niat untuk tetap bermuhammadiyah.

BACA JUGA :  Musycab PCPM Babat, Abdus Salam Bahas Tantangan Pemuda dalam Menyikapi Politik Transaksional

Reporter: M Amin Yusron | Editor: Milada RA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here