Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp. PD. (BRO/PIJARNews.ID).

MALANG, PIJARNews.ID – Melihat fenomena penyebaran virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang disebut berasal dari kota Wuhan, Cina. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp. PD menyebut bahwa virus ini merupakan virus yang tergolong baru dalam dunia medis.

Menurut Meddy, dijelaskan bahwa virus ini menyerang sistem pernapasan manusia. “Mulai flu biasa sampai penyakit yang parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Corona Virus Novel (n-CoV) adalah jenis baru yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Corona virus adalah zoonosis, artinya virus yang ditularkan dari hewan ke manusia,” kata Meddy, Rabu (29/1/2020).

Meddy yang juga merupakan ahli Spesialis Penyakit Dalam melanjutkan, beberapa virus Korona dikenal beredar pada hewan, dan belum menginfeksi manusia. “Dihimbau untuk masyarakat agar tetap memperhatikan makanan hewani yang dikonsumsi. Menghindari memakan hewan hidup-hidup agar virus tersebut tidak menyebar ke manusia,” paparnya.

Ia juga mejelaskan, gejala awal yang terjadi ketika terpapar virus ini ialah flu dengan disertai panas badan, demam, dan sesak. Sehingga, dapat menyebabkan kegagalan pernafasan. Virus yang berinkubasi cepat ini harus mendapatkan penanganan medis dengan sigap dan tanggap agar meminimalisir angka kematian. “Karena melihat berita terakhir, korban mati akibat virus ini semakin bertambah. Maka, penderita harus cepat mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

BACA JUGA :  Diduga Menyebar Hoax, Pejabat Pemkot Batu Laporkan Akun FB "May Munah"

“Pengobatan yang khusus untuk virus 2019-nCoV ini belum ada. Pengobatan yang kita berikan bersifat suportif sesuai dengan gejala yang ada. Sampai saat ini belum tersedia vaksin untuk 2019-nCoV,” tambahnya.

Tindakan pencegahan yang disarankan oleh Meddy agar tidak terjangkit virus tersebut antara lain ialah mengenakan masker, etika batuk yang benar, mengkonsumsi antioksidan dan makanan bergizi seimbang. Stop rokok, mencuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik dan air mengalir, sementara menunda bepergian ke daerah yang terdapat insiden korban virus Corona tinggi. (BRO)

Editor: Afrizky F

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here