Pembukaan acara sarasehan. (Supatma/PIJARNews.ID)

PONOROGO, PIJARNews.ID – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kauman, bersama dengan Mahasiswa Profesi Ners (Perawat) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah (FIK UM) Ponorogo, melakukan langkah preventif untuk mencegah wabah penyakit demam berdarah (DB) berupa sarasehan kesehatan, Sabtu (15/2/2020) malam.

Bertempat di Masjid Al-Faruq Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupetan Ponorogo, acara diawali dengan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor.  Hadir juga Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU, MWC Nahdlatul Ulama Kauman, serta para Mahasiswa dari UM Ponorogo.

Usai Sholawat dan Dzikir, Huda Riyambodo selaku pemateri mengingatkan kembali jika tahun lalu wabah DB ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) di Ponorogo oleh Pemkab. Hal tersebut karena banyaknya pasien DB yang memenuhi rumah sakit, beberapa diantaranya bahkan hingga meninggal dunia.

“Oleh karena itu masyarakat perlu diedukasi terus, walaupun wabah ini merupakan siklus 5 tahunan. Kita sebagai masyarakat perlu menyiapkan diri,” tuturnya.

Sholawat dan Dzikir sebelum acara sarasehan. (Supatma/PIJARNews.ID)

Huda kemudian membagikan tips agar terhindar dari DB, salah satunya dengan mengaktifkan kembali prinsip 3M plus. Pertama, menguras atau membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi dan sebagainya. Kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air. Ketiga, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Sedangkan plusnya yaitu, kegiatan pencegahan lainnya seperti menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk dan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi sarang nyamuk, dan lain sebagainya.

BACA JUGA :  Timba Ilmu, Redaksi Majalah El-Saka Ponpes Karangasem Kunjungi Suara Muhammadiyah

Pada akhir acara, Huda berharap dengan adanya sarasehan ini mampu memberikan kesadaran masyarakat, “Agar kita semua terhindar dan mampu meminimalisir kejadian DB di lingkungan kita,” tutupnya.

Reporter: Agus Supatma Penulis: Agus Supatma Editor: Suhartatok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here