Penyerahan penghargaan kepada Narasumber oleh Ketua STIT Mubo. (Khoiris/PIJARNews.ID)

BOJONEGORO, PIJARNews.ID – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro (STIT Mubo), mengadakan Seminar Nasional tentang Pendidikan Inklusi, Sabtu (22/2/2020) kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Bojonegoro ini diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari Mahasiswa STIT Mubo dan beberapa Mahasiswa luar Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Matahati Care Center Indonesia dan Syehmee Learning Center ini menghadirkan Kak Acun, Praktisi Karakter Indonesia dan juga Volunter Karakter di Asia Tenggara sebagai Narasumber.

Saat Seminar Nasional berlangsung. (Khoiris/PIJARNews.ID)

Dalam paparan materinya, Kak Acun menyampaikan materi terkait penanganan anak  yang berkebutuhan khusus. Baginya seorang guru harus mampu melakukan pendekatan individu kepada anak yang berkebutuhan khusus.

“Guru atau tenaga pendidik harus melakukan pendekatan kepada anak yang berkebutuhan khusus. Agar guru juga memahami karakter seorang anak yang berkebutuhan khusus,” tegasnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berakhir pada pukul 11.30 WIB, dengan ditutup pemberian penghargaan oleh Drs. H. Ihwanuddin, M.Pd.I, Ketua STIT Mubo kepada Narasumber.

Reporter: Ahmad Khoiris Penulis: Ahmad Khoiris Editor: Afrizky Fajar

BACA JUGA :  Tingkatkan TKDN, Pemerintah Bidik Hemat Devisa US$2 M di 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here