Panggung rakyat dan orasi. (Agiel/PIJARNews.ID)

SURABAYA, PIJARNews.ID – RUU Omnibus Law yang di gadang-gadang oleh pemerintah Republik Indonesia untuk memudahkan investasi mendapat banyak penolakan dari mahasiswa, buruh dan atau pekerja di Jawa Timur. Mereka semua, tergabung dalam Aliansi Gerakan Tolak Omnibuslaw Jawa Timur (Getol Jatim).

Usai menggelar Aksi dan Panggung Rakyat pada Rabu, (11/3/2020) kemarin di Frontage Jalan Ahmad Yani Surabaya, Aliansi Getol Jatim mengancam bakal menggelar Mogok Kerja Nasional yang rencananya dilaksanakan pada, Senin (23/3/2020).

Koordinator Lapangan (Koorlap) aksi Getol Jatim, Doni mengungkapkan rencana gerak Aliansi Getol Jatim selanjutnya. “Kami akan siapkan 20 ribu massa yang tergabung dalam aliansi Getol Jatim ke 2, selanjutnya untuk menggruduk kantor DPRD Jawa Timur,” ujarnya.

Doni yang juga tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menambahkan, aksi Getol Jatim selanjutnya masih mempunyai tujuan yang sama, yaitu menolak RUU Cilaka Omnibus Law, hanya saja dengan tempat yang berbeda.

“Titik kumpul tetap di Bundaran Waru jam 13.00 WIB untuk menunggu massa aksi yang dari berbagai daerah di Jatim, setelah itu menuju kantor DPRD Jatim,” tambahnya.

Reporter dan Penulis: Agiel LP Editor: Afrizky Fajar

BACA JUGA :  Ustaz Al-Habsyi: Segala Perbuatan Baik adalah Shodaqoh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here