Pelajar NU Dadapan sedang menanti masyarakat yang lewat di depan Kantor NU untuk membagikan masker. (Hendra/PIJARNews.ID)

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Masifnya penyebaran COVID-19 diberbagai wilayah di Indonesia, membuat Pemerintah memberikan himbauan agar masyarakat menggunakan masker ketika harus terpaksa keluar rumah. Hal ini pun membuat Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Dadapan, Solokuro, Lamongan tergerak hati untuk membagikan 1000 masker kepada warga, Ahad (12/04/2020) pagi yang berpusat di Pasar Desa dan sore hari di depan Gedung NU Dadapan.

Apalagi Kabupaten Lamongan, khususnya Kecamatan Solokuro masuk pada zona merah sebaran Covid-19, untuk itulah upaya tanggap dan sigap para pelajar NU Ranting Dadapan ini melakukan kegiatan ini.

Ketua Pimpinan Ranting IPNU Dadapan, Afis Syaifuddin mengatakan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini sesungguhnya yang menjadi garda terdepan adalah masyarakat. “Maka kita semua harus bersatu untuk bahu-membahu menolong sesama,” katanya.

Upaya yang dilakukan ini, merut Afis, karena seperti yang diketahui telah terjadi kelangkaan masker dan juga mahal, hal ini membuat masyarakat enggan untuk membelinya. Karena menurut mereka, lebih baik membeli kebutuhan pokok daripada masker. “Langkah inilah yang menggugah kepedulian dan rasa kemanusiaan kami dengan membagikan 1000 masker secara gratis untuk masyarakat,” jelasnya

Afis berharap, semoga langkah gerakan yang dilakukan IPNU-IPPNU Ranting Dadapan ini bermanfaat bagi masyarakat, serta dapat menjadi inspirasi bagi semuanya, khususnya para pelajar untuk bersatu dan bersama-sama melawan Covid-19.

BACA JUGA :  Ada Percobaan Delegitimasi Kepada Penyelenggara Pemilu, Direktur KJI: Rakyat Bersama KPU
Pembagian masker oleh pelajar NU Dadapan di kawasan pasar. (Hendra/PIJARNews.ID)

Imdad Hafi Al Majidi, salah satu anggota IPNU, mengatakan bahwa selain membagikan masker, para generasi milenial ini juga mengedukasi warga masyarakat mengenai bagaimana cara agar terhindar dari wabah yang sudah menjangkiti 2.000 lebih masyarakat Indonesia ini. “Kami juga memberikan pemahaman kepada warga, bahwa kita bisa terhindar dari pandemi Covid-19 jika mau mengindahkan himbauan pemerintah,” ucap alumni Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan ini.

Selain itu mereka juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan yang sehat, serta tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Kalaupun harus keluar rumah, wajib menggunakan masker, sehingga mereka berinisiatif membagikan masker secara gratis agar bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga apa yang kami lakukan menjadi amal kebaikan dan berguna dalam menanggulangi penyebaran virus corona,” tutupnya.

Sedangkan hingga Ahad (12/4/2020) kemarin pukul 19.00 WIB, terdapat 23 Pasien Positif COVID-19 di Lamongan, 100 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan sebanyak 236 yang masuk kedalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) sebagaimana yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan melalui akun Instagramnya. Kegiatan membagikan 1000 masker oleh IPNU-IPPNU Ranting Dadapan ini merupakan langkah antisipatif yang tepat, dan wujud kepedulian kaum milenial terhadap masalah yang ada.

Reporter dan penulis: Hendra Hari Wahyudi Editor: Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here