Foto bersama kader IMM Lamongan dan MCCC PCM Deket di Klinik Pramata Muhammadiyah Cabang Deket. (Wiwis/PIJARNews.ID)

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Kebijakan Social Distancing dan Physical Distancing yang mengharuskan untuk di rumah saja selama pandemi Covid-19 ini, membawa dampak pada sosial ekonomi yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat Lamongan.

Apalagi ditengah upaya untuk menangani penyebaran Covid-19, masyarakat Lamongan juga dihadapkan pada persoalan baru yakni bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Lamongan seperti Kecamatan Turi, Karanggeneng, Kalitengah dan Deket.

Sedangkan di Kecamatan Deket, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lamongan yang diwakili oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Lamongan melaksankan aksi sosial di wilayah Kecamatan Deket pada hari Sabtu (18/4) kemarin.

Aksi sosial yang bersinergi dengan MCCC Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Deket ini membagikan paket sembako dan ratusan masker yang disebarkan kepada warga masyarakat yang terdampak bencana ini.

Menurut Ketua PCM Kecamatan Deket, H. Moeljo Hadi, Kecamatan Deket saat ini sedang termasuk zona merah Covid-19, ditambah juga dengan bencana banjir terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Kecamatan Deket termasuk kategori zona merah yang ditetapkan oleh Pemerintah, mengingat terdapat warga yang positif terkena Covid-19. Disamping itu kita juga merasakan musibah banjir yang terjadi saat ini, sedangkan bencana banjir ini termasuk terbesar dalam 10 tahun terakhir”, ungkapnya.

Foto saat pembagian bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 dan Banjir. (Wiwis/PIJARNews.ID)

Sehingga dengan bantuan ini, MCCC berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak, sebagaimana dia mengutip sabda Rasulullah SAW; “Barang siapa melepaskan kesulitan satu orang mukmin, pasti Allah akan melepaskan satu kesulitan di akhirat”, kutipnya.

BACA JUGA :  Tahun Baru 2020, KOKAM SAR Berikan Pengamanan Pendaki Gunung Lawu

Sementara itu, Ali Musta’in selaku Koordinator yang juga sebagai Ketua Umum PC IMM Kabupaten Lamongan menuturkan, aksi ini bukan hanya sekedar sebagai instrumen kebaikan, tetapi juga harus benar-benar dijalankan dengan tulus dan keikhlasan.

“Langkah praksis gerakan yang kita lakukan hari ini tidak semata hanya sekedar instrumen kebaikan, tetapi kebaikan yang harus benar-benar dijalankan dengan tulus dan keikhlasan”, tegas Ali Musta’in.

Semakin merambahnya Covid-19 ini, mereka juga berharap Pemkab Lamongan agar memberikan perhatian khusus, serta juga memberikan solusi agar penderitaan warga Kecamatan Deket tidak terus bertambah.

Reporter dan Penulis: Fahrul Wiwis S. Editor: Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here