PEMBAGIAN: Nasi bungkus oleh takmir Masjid Darut Tauhid di Ponorogo untuk buke bersama. (Agus Supatma/PIJARNews.ID)

PONOROGO, PIJARNews.ID – Disaat sebagian masyarakat tidak mengindahkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan himbauan pemerintah untuk beribadah di rumah karena Covid-19. Takmir masjid Daarut Tauhid PRM Temon, Sawoo Ponorogo justru mengajak jamaahnya agar betah di rumah dengan cara yang unik.

Tumaji, Ketua Takmir masjid Daarut Tauhid saat dikonfirmasi PIJARNews.ID (04/05) mengungkapkan pihaknya terus berupaya untuk mengajak jamaah agar mentaati fatwa MUI dan himbauan pemerintah.

“Sementara ini yang kita lakukan ialah dengan memasang pesan-pesan ramadhan yang berisi hadist dan kata bijak melalui banner kecil. Selanjutnya kita juga mengadakan buka bersama (bukber) dengan sistem delivery. Nuansanya buber tapi nasinya diantar ke rumah masing-masing”, jelasnya.

PEMASANGAN: Banner Ramadhan gembira oleh takmir Masjid Daarut Tauhid di Ponorogo. (Agus Supatma/PIJARNews.ID)

Menurut dia dengan cara-cara kreatif ini, jamaahnya justru cukup antusias. Tumaji juga berpesan agar semua fihak tetap semangat, meskipun dalam suasananya yang berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Mari tetap gembirakan suasana ramadhan tahun ini meski harus tarawih di rumah, tadarus di rumah, dan tidak ada buka bersama secara langsung. Agar nuansa ramadhan tetap aman, sekali lagi mari tetap di rumah”, serunya pada jamaah.

Reporter: Agus Supatma Editor: Ahmad

BACA JUGA :  Dari Subuh, Gowes, Hingga Senam Bersama Camat Jenangan Ponorogo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here