PEDULI: Situasi dapur umum yang didirikan oleh AMM di Kabupeten Nganjuk. (Rifqi Abdullah/PIJARNews.ID)

NGANJUK, PIJARNews.ID – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang bekerja sama dengan LazizMu dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di Kabupaten Nganjuk, mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Dapur umum yang berdiri sejak Minggu (3/5) ini, berlokasi di halaman SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk, Jl. Citarum no. 22-24, Desa Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk.

Ari Jatmiko, salah satu relawan dapur umum mengungkapkan, ide didirikannya dapur umum ini karena rasa prihatin saat bertemu dengan pedagang keliling dan tukang becak, meraka kesulitan mencari nafkah akibat pandemi.

Lalu pada Rabu (7/5) kemarin, dapur umum membagikan kurang lebih sebanyak 150 nasi bungkus yang mereka buat sendiri kepada para pekerja informal seperti ke tukang becak, petugas kebersihan, dan pedagang keliling, yang mereka bagikan di beberapa lokasi, seperti di sekitar TPA Kedungdowo, perempatan Mangundikaran dan sekitaran alun-alun Nganjuk menjelang berbuka puasa.

BERBAGI: Salah seorang relawan AMM Nganjuk sedang memberikan nasi bungkus pada tukang becak. (Rifqi Abdullah/PIJARNews.ID)

Sementara itu, relawan lainnya, Joko Winarto menambahkan jika kegiatan dapur umum ini akan terus berjalan selama bulan ramadlan. “Semoga bisa membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, yang mengharuskan mereka tetap bekerja di luar rumah”, imbuhnya.

Selain dapur umum, AMM kabupaten Nganjuk juga telah melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa titik keramaian, seperti Masjid, sekolah, dan Panti Asuhan di kabupaten Nganjuk pada bulan Maret lalu.

“Kegiatan yang didukung penuh oleh MCCC dan LazizMu ini diharapkan dapat meringankan beban dan menghibur warga terdampak corona di kabupaten Nganjuk” pungkas Joko Winarto.

BACA JUGA :  Ikatan Konsultan Indonesia Resmi Jalin Kerjasama dengan PS PPI UMM

Reporter: Rifqi Abdullah Editor: Agiel LP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here