PIJARNEWS.ID Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur Sholikhul Huda, M.Fil.I mengapresiasi dan mendukung penuh langkah hukum secara cepat dan tegas oleh Polda Jawa Timur dalam penetapan para tersangka termasuk artis Vanesa Angel dalam kasus prostitusi online yang terjadi di Surabaya.

Kepada PIJARNEWS.ID Sholikh mengutarakan keprihatinan atas merebaknya praktik prostitusi yang dilakukan oleh pablik figur, artis.

Akibat dari kejadian di atas, tentu dapat merusak tatanan sosial masyarakat. Sebab,perilaku artis dapat mempengaruhi tingkah pola para idolanya yang biasanya sebagian besar adalah anak remaja atau ABG.

Polisi menjerat UU ITE lantaran dianggap Vanesa Angel dinilai menyebarkan konten porno lewat dunia maya.

Dilansir dari Merdeka.com, bukti baru dari kasus prostitusi online Vanessa berupa data digital forensik yang ditemukan dari ponsel milik muncikari ES. Data baru tersebut berupa sejumlah foto dan video tak senonoh dari Vanessa Angel.

Penemuan bukti baru ini pun sudah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. “Ada foto dan video tak senonoh VA, tapi itu tentu tak pantas kita ungkapkan,” ujarnya pada hari Rabu (16/1/).

Sholikh juga sebagai Wakil Ketua PWPM Bidang Dakwah ini menambahkan Islam melarang dengan tegas perbuatan zina karena perbuatan tersebut adalah kotor dan keji. Allah berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Isra’: 32).

BACA JUGA :  Membentuk Loyalis dan Kualitas Kader Persyarikatan

Tidak kalah penting, bagi dosen UMSurabaya bahwa prostitusi atau zina merupakan pelanggaran terhadap hak Allah, hak istri, hak keluarganya atau suaminya, merusak kesucian pernikahan, mengacaukan garis keturunan, dan melanggar tatanan lainnya. (AK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here