BAGIKAN: Anggota PGK Lamongan saat membagikan masker kepada salah satu pengguna jalan. (Mubin/PIJARNews.ID)

LAMONGAN, PIJARNews.ID – Untuk mencegah masifnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah pantura, Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kabupaten Lamongan melakukan bakti sosial. Mereka membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD) meliputi 250 masker, hand sanitizer beserta paket berbuka puasa, Sabtu (16/5/2020).

Berlokasi di depan Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Firman Haqiqi ketua DPD PGK Kabupaten Lamongan menjelaskan, target bakti sosial ini ditujukan untuk masyarakat sekitar, pengguna jalan, tukang becak, pedagang kaki lima, dan pihak lainnya yang tidak menggunakan masker.

“Sekaligus untuk menyemarakkan bulan Ramadhan 1441 H, mari kita bersama bahu-membahu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Lamongan ini,” ujarnya.

Untuk kelancaran dan ketertiban acara, mereka juga menggandeng pihak kepolisian. Sehingga Polsek Paciran juga ikut senang dan mengapresiasi kegiatan ini. DPD PGK sadar jika dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini, tidak hanya tugas pemerintah saja. Namun semua pihak harus ikut bertanggung jawab untuk membantu.

“Memang masih banyak masyarakat yang lalu lalang di jalan tanpa memakai masker. Mereka – DPD PGK – sadar jika dalam rangka pencegahan Covid-19 tidak hanya tugas pemerintah saja, namun semua pihak harus ikut membantu”, ucap Dwi Utomo, salah satu Polisi yang berjaga di Pos WBL.

PGK LAMONGAN: Membagikan paket buka puasa. (Mubin/PIJARNews.ID)

Apresiasi dan respon baik juga datang dari masyarakat yang sedang melintas di jalur pantura. “Matur suwun masker dan paket buka puasanya, insyaallah berkah dan sukses selalu buat PGK Lamongan”, ungkap Sodiq, salah satu pengendara motor yang melintas di depan Pos WBL.

BACA JUGA :  Koorkot Surabaya Lakukan MoU dengan STIESIA Surabaya

Firman juga menambahkan, jika melihat data yang di publis oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur pada Jum’at (15/5/2020) kemarin, Kabupaten Lamongan berada pada rangking ketiga setelah kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. “Itu artinya pemerintah harus lebih serius dan tegas terhadap masyarakat yang melalaikan prosedur keamanan kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 ini. Kami juga akan terus membantu menggalakkan kegiatan seperti ini”, tutupnya.

Reporter: Mubin Editor: Suhartatok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here